Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 84 orang ditangkap terkait kasus penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Karimun. Puluhan orang itu telah ditetapkan sebagai tersangka dalam pengungkapan 46 kasus sepanjang tahun 2020 oleh Satresnarkoba Polres Karimun.

Dari 48 kasus tersebut, Polisi menyita barang bukti dari para tersangka diantaranya 8.648 gram narkoba jenis sabu- sabu, 2,52 gram ganja kering, 29,5 butir pil ekstasi, 356 butir happy five dan 411,6 gram Key.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pengungkapan kasus di tahun 2020 di dominasi dengan barang bukti narkoba jenis sabu- sabu sebanyak 8 kilogram.

“Pengungkapan tahun ini ada 48 kasus dengan 84 orang tersangka. Sabagian perkara telah ingkrah, dan ada beberapa yang masih dalam tahap pengadilan serta dalam proses melengkapi data untuk pelimpahan,” kata Adenan dalam rilis capaian kinerja Polres Karimun, Rabu (30/12/2020).

Ia mengatakan, meski di tengah Pandemi Covid-19 pihaknya terus berupaya untuk mencegah peredaran narkoba khususnya di wilayah Kabupaten Karimun.

“Sempat di awal Pandemi kita lebih fokus dalam penanggulangan Covid-19, itu sesuai perintah pimpinan. Namun menjelang akhir tahun sejumlah kasus-kasus besar berhasil di ungkap,” katanya.

Ia mengatakan, pencegahan peredaran narkoba menjadi tugas seluruh lapisan masyarakat. Bukan hanya pihak kepolisian, aparat penegak hukum lain, akan tetapi masyarakat juga memiliki peran besar dalam mengawasi peredaran barang haram itu.

“Maka dari itu, kita harap partisipasi masyarakat untuk sama-sama berperan dalam pencegahan peredaran narkoba. Kita sudah melakukan sosialisasi sebagai bentuk memberikan edukasi ke masyarakat, harapan kita ke depan peredaran narkoba di Karimun dapat ditekan,” katanya.(rko)