Pelayanan di BKPSDM Kabupaten Karimun, beberapa waktu lalu. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Dua Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Karimun yang sudah dinyatakan lulus, malah mengundurkan diri.

Dua orang pelamar CPNS itu antara lain mengisi formasi dokter dan guru. Mereka telah dinyatakan lulus seleksi CPNS yang diumumkan pada 30 Oktober 2020 lalu.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Karimun Sudarmadi mengatakan, pengunduran diri dua orang pelamar CPNS itu belum diketahui pasti alasannya.

Dua orang pelamar itu masing- masing telah dinyatakan lulus dalam formasi dokter dengan penempatan di Desa Niur Permai Kecamatan Moro dan formasi guru untuk penempatan di Kecamatan Belat.

“Ada dua pelamar yang mengundurkan diri, kita tidak tau alasannya seperti apa. Satu untuk formasi dokter, sedangkan satunya lagi guru,” kata Sudarmadi, Rabu (25/11/2020).

Ia mengatakan, untuk dua formasi yang kosong itu, satu diantaranya dapat digantikan dengan peserta seleksi dengan hasil tertinggi yang ada di peringkat selanjutnya.

Sistem ini berdasarkan Peraturan Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Petunjuk Teknis Pengadaan Pegawai Negeri Sipil.

“Jadi hanya satu formasi saja yang ada pengantinya, itu digantikan oleh peserta yang menduduki peringkat kedua. Untuk satu formasi lainnya, itu dikarenakan dia mengajukan pengunduran diri diakhir masa pengajuan, sehingga tidak sempat dicari pengantinya, sehingga kosong,” katanya.

Sudarmadi mengatakan, sampai akhir tahapan seleksi, hanya 116 formasi yang terisi dari 122 formasi yang diberikan Pemerintah Pusat. Hal itu dikarenakan, 5 formasi tidal ada pelamar saat dibuka pendaftaran dan 1 formasi pelamarnya mengundurkan diri.

“116 orang yang mengisi formasi. Saat ini kita dalam tahapan pengusulan NIP, mungkin Desember sudah keluar,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Pelamar yang berhasil lolos di seleksi Calon Pegawai Negeri (CPNS) di lingkungan Pemkab Karimun tahun 2019 diumumkan, Jumat (30/10/2020).

Setelah melewati sejumlah tahapan seleksi, akhirnya sebanyak 117 pelamar CPNS lolos.

“Yang terisi 117 formasi,” kata Sekda Kabupaten Karimun, Muhammad Firmansyah.

Jumlah ini lebih sedikit dari formasi yang dibuka, yakni sebanyak 122 formasi. Pasalnya sebanyak 5 formasi kosong peminat.

Adapun formasi yang tidak terisi adalah Analisis Koperasi dengan penempatan di Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan ESDM, Ahli Pertama Dokter Gigi dengan penempatan di UPT Puskesmas Durai.

Ada juga Ahli Pertama Dokter Spesialis Kandungan, Ahli Pratama Dokter Spesialis Paru dan Ahli Pertama Dokter Spesialis Syaraf yang semuanya penempatan di RSUD Muhammad Sani. (rko)