Karimun, Lendoot.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun menyiapkan posko pengaduan untuk penanganan permasalahan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online di Karimun.

Posko pengaduan itu akan menampung segala permasalahan menyangkut pendaftaran peserta didik tahun ajaran 2020- 2021 yang secara serentak akan dibuka pada 29 Juni mendatang.

Seperti diketahui, sistem PPDB di tahun 2020 untuk tingkat SMP di Karimun telah menerapkan layanan online. Penerapan itu merupakan pertama kalinya untuk tingkat SMP, setelah tahun- tahun sebelumnya menggunakan sistem Luring.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun Bakri Hasyim mengatakan, posko pengaduan tersebut tersebar di masing- masing sekolah wilayah Karimun yang telah menerapkan PPDB secara Online.

“Untuk segala permasalahan PPDB nantinya bisa dilaporkan ke posko- posko di setiap sekolah. Selain itu, kita juga membuka disini (Disdik Karimun) apabila permasalahan itu tidak tertampung disekolah,” kata Bakri, Jumat (26/6/2020).

Ia mengatakan, untuk sementara ini pihaknya masih melakukan persiapan- persiapan sebelum dibukannya secara serentak PPDB di Karimun. Salah satu persiapan yakni melakukan uji coba terhadap aplikasi yang akan digunakan nantinya.

“Kita kemarin sudah melakukan uji coba, tidak ada kendala. Namun, untuk besok (Sabtu) dan Minggu nanti kita lakukan uji coba lagi, guna memastikan semuanya aman,” katanya.

Bakri menyebutkan, secara persiapan keseluruhan pelaksanaan PPDB telah hampir rampung. Hanya tinggal melihat kesiapan server yang digunakan nanti.

“Kendala- kendala lain kita belum ada temukan. Hanya saja kita tinggal melihat server ini nantinya gimana, kita telah koordinasikan dengan Telkom Batam dan pusat untuk membantu kita,” katanya.

Ia berpesan kepada orang tua untuk tidak terlalu khawatir akan permasalahan PPDB nantinya. Pihaknya memastikan akan menampung segala keluhan dan mencarikan solusi-solusi permasalahannya.

“Kita berharap ini berjalan lancar. Apabila ada kendala kita siap membantu, nanti juga apabila sistem online bermasalah, tetap sistem manual bisa dilakukan,” katanya.

(rk)