Foto ilustrasi ketika Satuan Reserse dan Narkoba Polres Karimun melakukan pemusnahan barang bukti narkotika jenis sabu - sabu seberat 2.079 gram dengan cara dilarutkan menggunakan air panas, beberapa waktu lalu. (rko)

Karimun, Lendoot.com – Kabar mengenai adanya tangkapan narkoba dalam jumlah besar beredar di Karimun. Meski terkesan senyap dari aparat terkait yang melakukan penangkapan,  namun sepertinya kasus ini tidak dapat lagi ditutup-tutupi.

Malah santer kabar beredar, tim gabungan Satuan Reserse dan Narkoba Polres Karimun bersama Kanwil DJBC Khusus Kepri mengamankan tiga kurir narkotika jenis sabu. Lokasi penangkapannya di Perairan Pamak Kecamatan Tebing, Kabupaten Karimun Provinsi Kepulauan Riau, Minggu (8/11/2020).

Berdasarkan informasi yang ditelusuri media ini, dari tangan ketiga kurir, petugas mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu seberat 5 kilogram (Kg).

Sabu-sabu dari Malaysia dan akan masuk ke Karimun itu diduga diselundupkan oleh ketiga pelaku. Kabarnya narkoba ini diselundupkan masuk ke Indonesia melalui perairan Pamak, Kabupaten Karimun.

Kasat Narkoba Polres Karimun AKP Rayendra Arga Prayana dikonfirmasi mengenai ada kabar penangkapan itu tidak dapat lagi menepisnya. Menurutnya, lima kilogram sabu-sabu itu disergap pihaknya atas kerjasama dengan DJBC Khusus Kepri.

“Iya, kita barengan sama BC,” kata Rayendra.

Ia mengatakan, kasus tersebut saat ini masih dalam pengembangan untuk menelusuri jaringan narkotika itu.

“Barang bukti sekarang ada di kantor kita. Kita masih melakukan pengembangan,” katanya.

Kabar penangkapan itu juga dibenarkan oleh Kakanwil DJBC Khusus Kepri Agus Yulianto. Ia mengatakan, penggagalan upaya penyeluduoan sabu itu dilakukan oleh pihaknya pada Minggu kemarin.

“Masih pengembangan belum selesai, nanti dihubungi humas kalau sudah selesai ya,” ujar Agus singkat. (rko)