Para pelanggar Protkes Covid-19 sedang menjalani hukuman kerja sosial, sore tadi. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Kesadaran masyarakat terkait tertib dan patuh terhadap protokol kesehatan (Protkes) belum sebesar harapan. Ini dapat dilihat dari masih banyaknya warga yang terjaring operasi penindakan penerapan disiplin Protkes Covid-19 oleh Tim Terpadu Kabupaten Karimun.

Dari operasi yang dilaksanakan di persimpangan Tugu MTQ Coastal Area Karimun, Senin (7/12/2020) sore, sebanyak 44 orang dianggap melanggarnya. Khususnya tidak mengenakan masker ketika berada di luar rumah, atau keramaian.

“Pelanggar yang tercatat sebanyak 44 orang,” jelas Kepala Satpol PP, Tejaria yang juga sebagai Ketua Tim Terpadu Kabupaten Karimun saat melaporkan hasil operasi tersebut di grup WhatsApp Tim Gugus Tugas Covid Karimun yang diperoleh infoterkini.co.id.

Rincian dari 44 itu di antaranya; 32 pelanggar memilih sanksi kerja sosial dan lima lainnya memilih sanksi administrasi dengan denda uang. Sedangkan tujuh  pelanggar lagi, membuat surat pernyataan.

“Sebanyak tujuh pelanggar masih berusia 15 tahun kebawah. Untuk jumlah denda administrasi yang dibayarkan sebesar Rp 250 ribu, selanjutnya disetorkan ke kas daerah Kabupaten Karimun,” ungkap Tejaria mengkahiri.

Dengan masih saja ditemukannya pelanggar protokol kesehatan disetiap operasi tersebut, bukti masih rendahnya kesadaran masyarakat di daerah ini dalam disiplin menerapkannya.

Padahal, imbauan maupun sosilisasi tentang disiplin mematuhi protokol kesehatan dalam upaya pencegahan dan penularan Covid-19 telah gencar dilalukan.

Sampai dengan tanggal 7 Desember 2020, total pasien positif Covid-19 di Kabupaten Karimun sebanyak 32 orang.

Kemudian, total pasien sembuh sampai di tanggal tersebut 206 orang dan  meninggal 14 orang. (hrk)