Karimun, Lendoot.com – Dinas Pendidikan Kabupaten Karimun mengumumkan kelulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Karimun secara online, Jumat (5/6/2020) sore.

Sebanyak 4.104 siswa dinyatakan lulus SMP dan dapat melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Ribuan siswa itu tersebar di 60 SMP wilayah Kabupaten Karimun.

Kepala Dinas Pendidikan Karimun Kepri, Bakri Hasyim mengatakan, pengumuman akan dilakukan dengan dua cara, online dan offline. Dimana untuk online, pengumuman akan dikirimkan via whatapp atau email kepada siswa dan orang tuanya.

Sementara bagi siswa atau orangtua yang tidak memiliki ponsel Android, Bakri mengatakan tidak usah khawatir. Pihaknya akan memasukkan ke dalam amplop pengumuman kelulusan anak mereka lalu dikirim.

“Pengumuman kelulusan SMP sederajat dan paket B petang ini sekitar jam 5. Pengumuman kami lakukan secara online dan offline,” kata Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, Jumat (5/6/2020) sore.

Menurutnya, pihaknya memutuskan untuk mengumumkan kelulusan siswa melalui online demi mencegah adanya kerumunan masa di saat pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah, seluruh siswa lulus 100 persen,” katanya.

Ia berpesan kepada siswa untuk tidak terlalu eforia dan jangan ada yang berkumpul serta melakukan konvoi.

“Kita mita tetap dirumah dan ikuti protokol kesehatan,” katanya.

Seperti diketahui sejak Maret 2020 atau pandemi Covid-19 di Indonesia, proses belajar siswa di sekolah di Karimun dihentikan.

Akibat pandemi Covid-19 itu juga, Ujian Nasional untuk menentukan kelulusan siswa SD hingga SMA sederajat terpaksa juga ditiadakan.

Sebagai gantinya, kelulusan siswa ditentukan oleh rapat Dewan Guru di masing-masing sekolah. Adapun acuan nilai lulus atau tidaknya seorang siswa, rapat dewan guru akan mempertimbangkan nilai semester.

Untuk SMP nilai semester 1 dan 2 kelas I, semester 1 & 2 kelas 2 dan semester 1 kelas 3.

Sementara untuk SD, kelulusan mulai dihitung dari nilai semester 1 & 2 kelas IV, semester 1 & 2 kelas V dan semester 1 kelas VI.

“Jadi ada 5 semester di SMP dan lima semester di SD. Nanti dikumulatifkan,” kata Bakri.

(rk)