Abdul Ikhlas Rezeki Arafat dan Misri, dua pelajar SMKN Kundur membawa nama sekolahnya sebagai juara II tingkat nasional pada ajang FIKSI siswa SMK se Nasional tahun 2022. (istimewa dokSMKNKundur)

Karimun, Lendoot.com – Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun melirik karya siswa-siswi SMK Negeri Kundur yang lolos ke babak final FIKSI SMK 2022.

Diketahui ada dua karya pelajar SMK Negeri di Kundur yang berhasil lolos ke babak final FIKSI SMK yakni Aplikasi Digutal KuTaNi tahun 2021 dan Puouk Kompos KOMPLIT di tahun 2022. Kedua karya pelajar SMK itu dianggap dapag membantu petani-petani di Kabupaten Karimun.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Karimun, Sukriyanto Jaya Putra mengaku sangat tertarik dengan aplikasi KuTani yang masuk ke babak final FIKSI SMK tahun 2022.

Menurutnya KuTani bisa digunakan dalam mendongkrak perekonomian pertani di Karimun. Dimana aplikasi tersebut bisa menghubungkan langsung petani dengan calon pembeli. Dengan begitu para petani dapat menjual hasil pertanian dengan harga yang mereka inginkan.

“Saya sangat tertarik dengan KuTani. Dengan aplikasi itu petani bisa memasarkan hasil pertanian mereka,” kata Sukri, Sabtu (19/11/2022).

Lanjutnya, sedangkan untuk Kompos Komplit kata Sukri, karya inovatif itu dapat menjadi puouk penganti alternatif di saat melonjaknya harga pupuk non subsidi.

“Ini bisa jadi solusi. Kita tau pupuk nonsubsidi sedang tinggi. Dulu harga per karung pupuk nonsubsidi Rp 450.000. Tapi sekarang hampir Rp 1 juta perkarung. Ini penyebabnya karena bahan baku pupuk dari luar negeri, termasuk Rusia,” katanya.

Sukri mengatakan, untuk Pupuk Kompos KOMPLIT itu terbuat dari limbah pohon pisanh dan limbah tebu, dimana kedua bahan baku itu mudah didapatkan di Kabupaten Karimun.

Akan tetapi jika ingin dipasarkan maka pupuk KOMPLIT harus menjalani uji laboratorium untuk memenuhi standar pemasaran.

“Pupuk itu ada standarnya, ada SNI-nya. Nanti kita bicarakan dengan guru pembimbing SMK Kundur,” katanya.

(rko)