Tradisi Menarik Lebaran Idulfitri di Indonesia yang Sulit Dijumpai di Negara Lain

Pawai Takbir Kendaraan Hias di Karimun, malam ini. (ft yudi)

Hari Raya Idulfitri atau ada juga yang menyebut sebagai Lebaran Idulfitri dirayakan usai sebulan umat Islam melaksanakan ibadah puasa Ramadhan.

Sebagian menyebutnya sebagai Hari Kemenangan dan dirayakan dengan suka cita dengan beragam tradisi yang menarik disimak bersama.

Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki sejarah dan tentunya kaya dengan beragam bentuk dan tradisi perayaan selama Idulfitri.

Ada banyak kebiasaan yang sudah turun temurun atau menjadi tradisi yang dilaksanakan sebagai bentuk antusiasnya menyambut hari kemenangan tersebut.

Pagi hari, Umat Islam pergi ke tanah lapang atau masjid untuk Salat Ied berjamaah. Kemudian disambung dengan berkumpul dengan keluarga kecilnya.

Silaturahmi dan berkumpul dengan keluarga besar setelahnya. Sebelum itu ada serangkaian aktivitas yang tak asing di Indonesia, apa saja? simak daftarnya.

Mudik

Ini salah satu tradisi berlebaran yang paling terkenal di Indonesia. Pasalnya, ratusan juta orang terlibat dalam tradisi tersebut.

Survei Badan Kebijakan Transportasi Kementerian Perhubungan mencatat, potensi pergerakan nasional pada Lebaran 2024 menembus 193, 6 juta. Jumlah tersebut setara dengan 71,7% penduduk Indonesia.

Indonesia memiki banyak daerah yang dikenal dengan budaya merantau. Maka dari itu, jika kita sudah memasuki penghujung Ramadan para perantauan akan mudik ke kampung halaman untuk berkumpul bersama keluarga di Hari Raya.

Ziarah

Terdapat pula tardisi berziarah serta memberi ‘salam tempel’ dengan memberi uang kepada saudara.

Waktu lebaran juga turut menjadi momen untuk mengunjungi makan keluarga dan orang tua untuk mendoakaan keluarga yang telah mendahului kita. Biasanya dengan membaya surah Yasin, menabur bunga, dan menyiram air.

Halal Bi Halal

Ini merupakan istilah yang biasa dipakai untuk bersilaturahmi dan berkunjung dengan keluarga bersa, rekan, maupun teman.

Kue Lebaran   

Menjelang lebaran, kue manis maupun gurih begitu mewarnai pasar hingga mal mall di Tanah Air.Tak jarang pula, anggota keluarga sibuk menyambut lebaran dengan membuat kue biasanga Nastar, kue putri salju, maupun jenis lain untuk menyambut tamu saat lebaran tiba.

Takbiran

Salah satu tanda malam lebaran adalah Takbiran. Dimana kumandang takbir di masjid maupun di jalan-jalan dengan berkeliling ikut mewarnai kemeriahan menyambut lebaran.

Saling Berkirim Makanan

Ini merupakan salah satu budaya lebaran di Indonesia yang biasanya menggantkan mudik dan hala bi hala offnine. Mengirimi makanan bisa menjadi penyambuh silaturahmi ke sanak saudara.

THR

Uang saku alias THR atau biasa disingkat sebagai tunjangan hari raya biasanya tak lepas dari suasana menjelang lebaran. Biasanya diberikan kepada anak anak kecil keponakak, anak sepupu, maupun kerabat dekat.

Takbir Keliling

Ini banyak dilakukan warga Indonesia saat malam Lebaran. Berbagai daerah di Indonesia bahkan ada yang menggelar pawai takir keliling dengan kendaraan hias, serta lampu hiuas. Hingga kampung-kampung tetangga.

Petasan dan Kembang Api

Suara petasan sangat jamak terdengan selama malam Hari Raya Idul Fitri. DI berbagai daerah menyalakan petasan bahkan sudah menjadi tradisi dengan menggunakan bahan petasan yang dibuat sendiri. Misalnya tradisi Meriam Karbit di Pontianak. (*/rsd/berbagaisumber)