Poster Air Gunung Daik. (ist)

Lingga, Lendoot.com – Tak dipenuhi usulan penambahan penyertaan modal oleh pemerintah daerahnya sebesar Rp1 miliar, Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Lingga yang dikelola oleh PT Pembangunan Selingsing Mandiri (PSM) berencana akan menghentikan produksi air kemasannya, yang bermerek “Gunung Daik”

Dengan tidak dipenuhinya penambahan penyertaan modal itu, produksi air mineral Gunung Daik yang dikelola oleh PT PSM itu tidak lagi dapat memproduksi produknya lagi.

“Baik, saya konfirmasi dengan berat hati bahwa untuk sementara produksi Air Gunung Daik terhenti,” ungkap Dirut PT PSM, M Syahrial kepada wartawan.

Dikatakannya, hal tersebut dikarenakan tidak tersedianya modal kerja untuk pembelian bahan baku dan biaya operasional produksi dari mulai pertengahan Agustus 2022.

Dari Pemkab Lingga malah menerbitkan surat pada 19 Agustus 2022.Dengan nomor 500/EKON-SDA/1057. Berdasarkan surat dari Pemkab Lingga itu bahwa dipastikan BUMD Lingga tahun ini tidak dapat diberikan anggaran penyertaan modal.

“Tanpa modal kerja sulit kami bisa berproduksi,” ujar M Syahrial.

Lanjutnya lagi, saat ini pihaknya sedang berupaya untuk mencari pihak ketiga yang bersedia untuk bekerjasama. Tapi hampir semua calon rekanan meminta jaminan dari Pemkab Lingga.

“Maka untuk sementara kita tak bisa produksi air mineral kemasan merk Gunung Daik,” ungkapnya. (*/amr)