Natuna – Satuan Pendidikan Nonformal Sanggar Kegiatan Belajar (SPNF SKB) Natuna menggelar Karya ke-3 Tahun 2026 dengan tema “Kreativitas Tanpa Batas Melalui Pembelajaran Mendalam” di Gedung Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso, Ranai, Kamis (21/5/2026).
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, serta dihadiri oleh OPD terkait, Camat Bunguran Timur, peserta didik, orang tua, wali murid, tenaga pendidik, dan tamu undangan lainnya.
Berbagai rangkaian kegiatan ditampilkan dalam acara tersebut, mulai dari pentas seni dan budaya, bazar pemberdayaan keterampilan, hingga pengenalan Geopark Natuna. Kegiatan juga menjadi wadah menampilkan hasil pembelajaran dari program kesetaraan, program PAUD, program kursus, dan pelatihan yang dilaksanakan oleh SKB Natuna.
Ketua panitia pelaksana, Revina Habila Putri, mengatakan kegiatan gelar karya bertujuan menjadi ruang bagi peserta didik untuk menunjukkan hasil kreativitas dan kemampuan yang telah dipelajari selama proses pendidikan.
“Melalui kegiatan ini, peserta didik dapat menampilkan karya serta keterampilan mereka kepada masyarakat. Kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap akhir semester,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, orang tua, wali murid, dan para donatur yang telah membantu menyukseskan kegiatan ini. InsyaAllah gelar karya ke-4 akan kembali dilaksanakan pada bulan Desember mendatang,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, memberikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan yang dinilai sangat positif dan inspiratif.
“Kegiatan yang dibuat oleh SKB ini luar biasa. Pemerintah daerah tentu memberikan apresiasi yang tinggi karena kegiatan ini menunjukkan semangat pendidikan dan kreativitas yang sangat baik,” ungkap Boy.
Menurutnya, SKB bukan hanya menjadi tempat untuk mengejar ijazah, tetapi juga menjadi wadah pengembangan keterampilan bagi masyarakat.
“SKB bukan sekadar soal ijazah. Di sini juga berbicara tentang keterampilan dan pengembangan diri. Bahkan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan, ijazah Paket C memiliki kesetaraan yang sama dan dapat digunakan untuk melanjutkan kuliah,” jelasnya.
Ia menilai penampilan dan hasil karya para peserta didik menunjukkan keberhasilan program kursus dan pelatihan yang dijalankan SKB Natuna.
“Hari ini kita melihat banyak kreativitas yang ditampilkan. Ini membuktikan bahwa program kursus dan pelatihan di SKB Natuna berjalan dengan baik dan berhasil menghasilkan kemampuan nyata bagi peserta didik,” katanya.
Boy juga menyinggung upaya Pemerintah Kabupaten Natuna yang saat ini tengah berjuang memperoleh pengakuan UNESCO Global Geopark. Menurutnya, keterlibatan Geopark Natuna dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi yang baik antara pendidikan dan pengenalan potensi daerah.
“Kegiatan hari ini juga menjadi bagian dari sinergi dalam mendukung Geopark Natuna menuju pengakuan UNESCO Global Geopark,” tutupnya. (Rap)




