Natuna – Pemerintah Kabupaten Kabupaten Natuna menyalurkan hewan kurban bantuan Presiden Republik Indonesia ke wilayah terluar Natuna agar masyarakat perbatasan juga dapat merasakan langsung perhatian pemerintah pusat pada momentum Iduladha tahun ini.
Sapi kurban Presiden tersebut diserahkan Bupati Natuna, Cen Sui Lan, kepada Pengurus Masjid Al-Ihyak Desa Air Payang, Kecamatan Pulau Laut, saat kunjungan kerja ke Kecamatan Pulau Laut.
Hewan kurban itu nantinya akan disembelih dan dagingnya dibagikan kepada seluruh masyarakat di Kecamatan Pulau Laut.
Penempatan hewan kurban Presiden di wilayah terluar Natuna merupakan kebijakan Pemerintah Kabupaten Natuna sebagai bentuk pemerataan perhatian bagi masyarakat perbatasan dan pulau terluar Indonesia.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Natuna, Wan Syazali, mengatakan sapi kurban bantuan Presiden tersebut merupakan sapi jenis limosin jantan dengan bobot mencapai 879,46 kilogram atau hampir 900 kilogram.
Menurutnya, kondisi sapi dipastikan sehat setelah melalui pemeriksaan oleh tim kesehatan hewan DKPP Natuna.
“Pemeriksaan kesehatan telah dilakukan dan sapi dinyatakan sehat serta layak untuk dijadikan hewan kurban,” ujarnya.
Ia menjelaskan, sapi limosin tersebut merupakan ternak lokal hasil pengembangan peternak di Kecamatan Bunguran Timur.
Hal itu sekaligus menunjukkan kualitas peternakan lokal Natuna yang mampu memenuhi standar hewan kurban bantuan Presiden.
Penyaluran hewan kurban ke Kecamatan Pulau Laut juga diharapkan menjadi simbol perhatian negara terhadap masyarakat yang berada di wilayah perbatasan dan pulau terluar Natuna.
Selain memiliki nilai ibadah, bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian dan kebersamaan bagi masyarakat di wilayah terdepan Indonesia pada momentum Hari Raya Iduladha. (Rap)



