Topik mengenai seputar remaja menarik untuk menjadi pembahasan, mengingat remaja merupakan generasi muda yang akan menghadapi tantangan di abad 21 dan teknologi yang berkembang semakin pesat. Masa depan bangsa ini ada di tangan mereka.
Remaja melakukan curhat (mencurahkan isi hati) di media sosial misalnya. Ini dapat memberi dampak negatif yang akan diterima bagi remaja itu sendiri.
Dalam artikel kali ini kita akan membahas lebih lanjut mengenai sikap-sikap yang harus dikembangkan pada diri remaja agar terhindar dari hal negatif tersebut.
Dikutip dari berbagai sumber, ini beberapa sikap yang harus ditanamkan atau dibentuk pada diri remaja adalah sebagai berikut:
1. Belajar memahami diri
Remaja belajar mengenal karakteristik dirinya sendiri yang meliputi aspek fisik, emosi, intelektual, dan sosial. Dengan memiliki pemahaman mengenai diri sendiri maka remaja akan mengetahui kekuatan dan kelemahan dirinya sehingga dapat membentuk konsep diri yang positif.
Konsep diri ini merupakan dasar dalam mengembangkan kepercayaan diri yang meliputi kemampuan individu untuk melakukan tindakan dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Konsep diri dan kepercayaan diri merupakan dasar bagi remaja untuk menerima dan menghargai diri.
2. Memiliki sikap bertanggung jawab
Remaja diharapkan belajar memiliki kemauan untuk menerima akibat dari tindakan atau ucapan yang dilakukan. Sikap bertanggung jawab ini tidak hanya saat berelasi dengan orang lain tetapi juga pada diri sendiri.
3. Keberanian dan kemandirian moral
Sikap ini terkait dengan nilai yang dimiliki atau diyakini dalam menghadapi hidup yang mendasari segala tindakan yang dilakukan oleh remaja.
4. Bersikap jujur
Bersikap jujur terkait dengan sikap terbuka sehingga remaja berani untuk menampilkan diri sebagai dirinya sendiri sesuai dengan apa yang dimiliki dan kepribadiannya.
5. Bersikap realistik dan kritis
Remaja mampu melihat keadaan atau kehidupan dengan segala kenyataan. Dalam melihat kenyataan ini remaja diharapkan tidak mudah terpengaruh atau mengikuti sesuatu hal tanpa disertai sikap kritis.
Dengan sikap kritis maka remaja diharapkan dapat menyeleksi dan mempertimbangkan hal-hal yang dapat diikuti maupun jangan diikuti. Selain itu pengendalian diri perlu dikembangkan agar dapat menolak sesuatu yang tidak sesuai dengan nilai-nilai.
Berdasarkan penjelasan tersebut maka perlu adanya pembinaan antara remaja dan lingkungan sosial, termasuk lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
Oleh karena itu, sikap-sikap tersebut diharapkan dapat dikembangkan pada diri remaja agar dapat melakukan regulasi diri dan meminimalkan resiko terpapar dampak negatif dari penggunaan media sosial karena pengaruh atau tekanan dari teman.
Kalau orangtua masih kebingungan mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan sikap anak yang mulai beranjak remaja, dapat langsung mendatangi ahlinya, seperti psikiater. (msa)




