Semarakkan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H, Pemkab Karimun Gelar Festival Lampu dan Kereta Hias dengan Hadiah Lebih Besar

Kegiatan ini dapat menjadi hiburan wisata malam dan wisata budaya bagi masyarakat lokal, nusantara dan bahkan mancanegara. Untuk pelaksanaan kegiatan dijadwalkan akan digelar pada awal April 2023. Ada dua kategori lomba yang diselenggarakan, di antaranya; Lampu Colok dan Lampu Hias. Lomba Lampu Colok akan diperlombakan pada 20 Ramadan 1444 Hijriah, sementara Lomba Lampu Hias dilaksanakan 27 Ramadan 1444 H. Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp115.020.000. Hadiah dibagi untuk Kategori Lomba Lampu Colok sebesar Rp62.520.000, dan untuk Kategori Lomba Lampu Hias sebesar Rp52.500.000.

Karimun – Suasana religius di Kabupaten Karimun dipastikan akan semakin meriah menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Pemerintah Kabupaten Karimun resmi meluncurkan rangkaian agenda tahunan unggulan, yakni Festival Lampu Hias (Lampu Colok), Festival Kereta Hias, serta Lomba “Ini Sahur” Karimun 1447 H.

Agenda ini tidak hanya menjadi ajang perayaan keagamaan dan syiar Islam, tetapi juga diproyeksikan sebagai magnet wisata religi yang memperkuat identitas Karimun sebagai “Bumi Berazam”.

Berbeda dari tahun sebelumnya, Pemkab Karimun tahun ini memutuskan untuk meningkatkan nilai hadiah bagi para pemenang. Langkah ini diambil sebagai bentuk apresiasi atas tingginya kreativitas dan semangat swadaya masyarakat dalam mempercantik lingkungan serta kendaraan hias mereka.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Karimun, Muhammad Tahar, menjelaskan bahwa peningkatan hadiah merupakan arahan langsung dari pimpinan guna menghargai kerja keras warga.

“Kami memahami bahwa persiapan lampu hias maupun kereta hias membutuhkan tenaga dan biaya swadaya yang tidak sedikit. Tahun ini hadiah kami tingkatkan agar semangat masyarakat semakin membara dalam menyemarakkan malam-malam penuh berkah di Karimun,” ujar Tahar, Selasa (20/1/2026).

Tahar menambahkan, Festival Lampu Hias tahun ini tetap dilaksanakan secara terbuka tanpa pembagian zona, mencakup seluruh wilayah Kabupaten Karimun agar kompetisi berjalan lebih seru dan menyeluruh.

Inovasi juga menyentuh aspek promosi. Melalui kolaborasi antara platform Ini Karimun dan Dinas Pariwisata, Lomba “Ini Sahur” hadir dengan konsep yang lebih modern. Lomba ini kini diarahkan untuk menjangkau audiens yang lebih luas melalui pemanfaatan media sosial.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata, Ahadian Zulseptriadi, menuturkan bahwa rangkaian festival ini merupakan bagian dari strategi event-based tourism.

“Tradisi sahur dan kemeriahan malam takbiran di Karimun kini bisa disaksikan secara nasional hingga mancanegara melalui media sosial. Ini adalah promosi digital yang sangat efektif untuk membangun citra Karimun sebagai destinasi wisata religi yang ramah dan berbudaya,” ungkap Ahadian.

Pemerintah Kabupaten Karimun mengajak seluruh elemen masyarakat—mulai dari pengurus masjid, organisasi pemuda, hingga komunitas kreatif—untuk segera mendaftarkan diri.

Informasi Pendaftaran melalui Media Sosial Resmi: @DinasPariwisataKarimun, atau offline brosur resmi yang telah tersebar di kantor kecamatan setempat.

Dinas Pariwisata juga menyampaikan apresiasi kepada para influencer dan media daring yang aktif mempromosikan kekayaan budaya Karimun ke khalayak luas. Mari jadikan Ramadhan dan Idulfitri 1447 H di Karimun sebagai momen kebersamaan yang tak terlupakan! (*/rko)