Karimun, Lendoot.com – Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Karimun masih menunggu perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Karimun, sebelum mengeluarkan izin pembelajaran tatap muka.

Saat ini, Kabupaten Karimun masih berada di zona orange Covid-19, dengan jumlah kasus positif aktif sebanyak 202 kasus.

Perkembangan kasus Covid-19 di Karimun masih tergolong tinggi, bahkan beberapa waktu lalu sempat menyentuh angka 400 kasus positif aktif.

Ketua Tim Gugus Covid-19 Kabupaten Karimun Rachmadi mengatakan, Tim Gugus belum dapat memastikan pada Juli mendatang, sekolah tatap muka dapat terlaksana.

Hal tersebut, mengingat kondisi penyebaran Covid-19 di wilayah Karimun yang masih tinggi.

“Belum dapat kita pastikan, apakah bulan Juli ini bisa tatap muka atau luring. Status kita masih zona Orange, di mana beberapa kecamatan masih zona merah,” kata Rachmadi, Jumat (25/6/2021).

Sekolah- sekolah di Karimun untuk dapat melakukan pembelajaran tatap muka harus mematuhi beberapa mekanisme sesuai dengan protokol kesehatan.

Menurut Rachmadi, penerapan itu bertujuan untuk mencegah adanya penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Kalau diterapkan dengan sistem dan mekanisme yang ketat, bisa dilakukan. Karena kita tidak ingin adanya klaster sekolah nantinya,” kata Rachmadi.

Seperti diketahui, Menteri Pendidikan dan Budaya Republik Indonesia Nadiem Makarim mengintruksikan sekolah- sekolah di Indonesia untuk memulai pembelajaran tatap muka.

Di mulainya pembelajaran tatap muka, mengingat selama masa Pandemi, sekolah- sekolah harus di tutup dan pembelajaran terpaksa dilakukan secara daring.

Di Kabupaten Karimun, sistem sekolah mengalami buka tutup beberapa kali, akibat terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19. (rko)