Karimun, lendingoot.com – Ratusan ribu ikan yang ada di danau RSUD M Sani, Minggu (5/7/2021), tiba-tiba mati.

Sejak pukul 16.00 WIB, ratusan ikan yang ada di sekitar tambak mulai mengambang, seperti mujaer, nila dan patin. Disusul tak lama kemudian, ikan-ikan di tambak peternak di kawasan itu mati.

“Di danau ini ada belasan peternak. Kalau total ikan yang mati sudah tak terhitung. Lihat saja itu, bukan lagi puluhan ribu, ratusan ribu lebih,” ujar Zainudin, peternak di kawasan tersebut lendingoot.com.

Pria yang kerap disapa Udin Sumbawa itu mengatakan kerugian dirinya atas kejadian ini, secara pribadi mencapai puluhan juta rupiah. “Puluhan juta juga. Teman-teman lain malah bisa lebih,” katanya.
Selain ternak nilanya yang mati, lele sebagai ternak utama Udin, juga mengalami hal serupa. sebagian besar ikan sudah terlihat dan sebagian sudah terlihat terlihat.

Ditanya mengenai penyebab, Udin tidak dapat memberikan jawaban. “Kalau penyebab pasti saya tak tahu pers. Kami menganggap ini bencana alam,” tulis.

Udin dan rekan-rekan berharap berharap perhatian pemerintah daerah terkait hal ini. “Kita berharap ada tindaklanjut pemerintah daerah dapat membantu membantu mengatasi ini. Syukur-syukur bisa dibantu kerugian atas musibah ini,” harapnya. (msa)