Gubernur Kepri, Anwasr Ahmad (kanan) ebrsama Aunur Rafiq (kiri) saat acara di Kabupaten Karimun, belum lama ini. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau masih membahas syarat dan aturan untuk mudik lokal di Provinsi Kepri.

Pembahasan aturan mudik lokal tersebut nantinya akan dilaksanakan bersama seluruh instansi terkait, dan bersama tujuh kepala daerah yang ada di Kepulauan Riau.

Aturan mudik lokal sebelumnya sudah sempat dibahas oleh Pemerintah Provinsi. Aturan itu di antaranya masyarakat yang akan mudik lokal harus dapat menunjukkan surat kesehatan dan bebas Covid-19 dari daerah asalnya

Gubernur Kepulauan Riau, Ansar Ahmad menyebutkan bahwa, surat bebas Covid-19 bisa didapatkan dengan cara melakukan test PCR atau dengan melakukan rapid test anti gen ataupun test genose.

“Kita masih berikan mobilisasi untuk masyarakat, tapi dengan persyaratan yang ketat,” kata Ansar usai berkunjung ke Kabupaten Karimun, belum lama ini.

Saat ini, Pemprov Kepri juga tengah mempersiapkan aturan yang akan segera dibahas dan akan segera diputuskan.

Ansar juga meminta kepada sejumlah kepala daerah untuk memperketat pengawasan pelabuhan, dan mempersiapkan fasilitas yang nantinya akan menjadi aturan pada saat hendak melakukan mudik lokal.

“Dengan adanya aturan-aturan yang diberlakukan, diharapkan dapat menekan jumlah kasus penyebaran Covid-19,” ucapnya.

Gubernur Kepri itu juga meminta agar masyarakat dapat mentaati aturan yang diberlakukan oleh pemerintah, guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Hal ini penting sekali, karena untuk menjamin  mobilisasi masyarakat itu benar-benar mereka dalam keadaan sehat,” tutupnya. (cl7)