Karimun, Lendoot.com – Pembukaan jalur pelayaran internasional di Pelabuhan Tanjungbalai Karimun, Provinsi Kepulauan Riau akan segera terealisasi.
Setelah lebih kurang dua tahun ditutup akibat Pqndemi Covid-19, akhirnya akses pelayaran tujuan Malaysia kembali dibuka dengan rute Karimun Malaysia.
Tarif terbaru untuk keberangkatan ke Malaysia melalui pelabihan Putri Harbour Johor Malaysia, saat ini dibandrol oleh operator kapal seharga Rp300 ribu. Sedangkan tarif pulang pergi dibanderol Rp 400 ribu.
“Sementara untuk tarif anak-anak usia 2 sampai 12 tahun separuh harga,” ujar pimpinan cabang salah satu operator kapal PT Putramaju Global Indonesia Karimun (Global Group), Asrizal baru- baru ini.
Menurutnya, tarif terbaru ini lebih tinggi dibandingkan dua tahun sebelumnya. Dimana, sebelunnya untuk sekali perjalanan tarif tiket dibandrol Rp180 ribu sementara untuk pulang pergi seharga Rp 260 ribu.
Asrizal menjelaskan, alasan kenaikan tarif tiket tersebut merupakan buntut dari harga minyak dunia yang kini meningkat tajam. Apalagi, kata dia, tarif sebelumnya diberlakukan sejak tahun 2014, sehingga tidak lagi relevan jika tetap diberlakukan jika melihat kondisi saat ini.
“Sedangkan kami untuk melayari ini tidak memakai subsidi. Kami memakai industri,” terangnya.
“Kalau dulu minyak industri itu sekitar Rp 8 ribu, kalau sekarangkan sudah mau hampir Rp 18 ribu. Artinya lebih dari 100 persen, saya rasa wajar (kenaikan) segitu,” tambah dia.
Lebih lanjut, kata Asrizal, penjualan tiket pada perjalanan perdana nantinya sudah akan dilakukan pada Jumat (13/5). Setiap penjualan tiket tidak akan dibatasi sesuai dengan kapasitas kapal.
“Tiket sesuai dengan kapasitas kapal. Kapal yang akan berlayar perdana nanti itu berkapasitas 178 orang penumpang. Ini tidak hanya dewasa, terhitung untuk semua walaupun itu bayi,” katanya.
(rko)




