PDAM Tirta Mulia Karimun Kembali Hentikan Pendistribusian Air di Kawasan Meral, Ini Alasannya

– Dua hari belakangan ini aliran air ke pelanggannya terhentik, ternyata penyebabnya pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Mulia Karimun, Kabupaten Karimun Provinsi Kepri, bocor. Pemberhentian pendistribusian air bersih sementara dari PDAM ke pelanggan sudah berlangsung selama dua hari ini. Tepatnya sejak kemarin, Jumat (25 /2/2023) sampai hari ini, Sabtu (26/2/2023). Pipa transmisi III DN 250 milimeter ukuran 10 inchi milik Perumda Tirta Mulia Karimun di wilayah Jl MT Haryono, Leho Kecamatan Tebing yang bocor sebagai penyebabnya.

Karimun, Lendoot.com – Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Tirta Mulia Karimun kembali harus melakukan penghentian pendistribusian air untuk sejumlah wilayah di Kecamatan Meral, Kabupaten Karimun, Jumat (25/11/2022) mendatang.

Penghentian pendistribusian air itu disebabkan akan ada pengerjaan revitalisasi lintasan pipa Galvanis (GI) 14 Inchi di wilayah Kelurahan Sei Pasir, Kecamatan Meral, Karimun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dalam rangka penyehatan dan pengembangan infrastruktur PDAM.

Dirut PDAM Tirta Mulia Karimun Herry Budhiarto mengatakan, wilayah terdampak pendistribusian air itu meliputi sejumlah wilayah di Kecamatan Meral.

Adapun wilayah-wilayah terdampak antara lain, kawasan Sei Pasir, Meral Kota, Kampung Bukit, Baran, Naga Mas, Taman Puri, Makmur Jaya, Pantai Pak Imam, Telaga Kolong, dan Perum Naga Mas (Sei Bati).

“Penghentian sementara pendiatribusian air dilakukan selama 3 hari terhitung 25 November hingga 27 November. Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” kata Herry, Kamis (24/11/2022).

Herry meminta kepada amasyarakat yang wilayahnya terdampak untuk sementara waktu menampung air dan menggunakan air sehemat mungkin selama masa perbaikan tersebut.

“Pendistribusian air akan kembali normal 2×24 jam setelah perbaikan selesai. Untuk sementara kami meminta masyarakat untuk menggunakan air sehemat mungkin dan melakukan penampungan air,” katanya.

Herry berharap, perbaikan dan peningkatan infrastruktur PDAM ini akan meningkatkan lagi pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Karimun.

“Harapan kami, kedepan akan bisa lebih tingkatkan lagi pelayanan kepada masyarakat. Sekali lagi kami mibta pengertian masyarakat dan memohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” katanya.

(rko)