Karimun, Lendoot.com – Pemadaman listik PLN ULP Karimun masih kerap terjadi di lokasi Pasir Panjang dan sekitarnya, sampai malam ini.
Manajer PLN ULP Karimun, Hendrico menjelaskan penyebab sering padamnya listrik di kawasan itu karena ada gangguan jaringan yang disebabkan pohon yang banyak menyentuh kabel jaringan PLN.
“Lokasi pasir panjang memang jaringan listrik yang termasuk rawan gangguan jaringan, karena banyak pohon yg mendekati jaringan namun belum mendapatkan izin untuk penebangan dan pemangkasan,” jelas Hendrico, Rabu (2/11/2022) malam.
Hendrico mengatakan sudah berusaha untuk mendapatkan izin menebang pohok tersebut untuk meminimalisir gangguan disekitar pasir panjang.
“Di situ sudah dipasang alat jika gangguan disebabkan dilokasi tersebut maka yang padam hanya daerah itu. Tidak membawa padam daerah yang lain.
Mohon maaf jika daerah pasir panjang masuh sering terjadi gangguan jaringan,” ujarnya.
Tadi menjelang magrib, pemadaman terjadi di beberapa lokasi seperti di Jendral Sudirman, Poros, Kantor Bupati, Perumahan Imperium, Bukit Centai dan Bukit Cincin.
Langkah lanjutannya, Hendrico menjelaskan bahwa khusus kasus pemadaman di Pasir Panjang karena ada masyarakat yang belum mengizinkan pohonnya yang menjuntai ke jaringan PLN ditebang.
“Mungkin nanti bapak-bapak sebagai tokoh masyarakat di Pasir Panjang bisa membantu kami untuk izin pemangkasan pohon di sekitar Pasir Panjang. Kami masih belum berhasil meminta izin, mohon bantuannya, supaya daerah Pasir Panjang tidak sering terjadi gangguan,” harapnya.
Hendrico mengatakan, pihaknya sudah berupaya melakukan pembersihan jaringan untuk lokasi Pasir Panjang sampai ke ujungnya. Hanya saja, pihaknya masih mendapat kendala dengan tdk diberi izin memangkas atau menebang di kawasan tersebut.
“Hal seperti ini yang membuat gangguan sulit dikendalikan. Sementara ini untuk kepentingan bersama agar listrik tetap terjaga kehandalannya. Kami sudah coba dengan cara baik-baik untuk menyampaikan harapan kami, tapi tetap tidak diberi izin, malah minta ganti rugi,” ungkapnya.
Jadi, tambahnya, Hendrico atas nama kepentingan bersama, meminta tolong bantuannya, terutama tokoh masyarakat Pasir Panjang agar pihaknya dibantu untuk diberikan izinnya melakukan pembersihan jaringan demi kenyamanan bersama. (msa)




