Natuna – Turnamen Natuna Youth Fighter Pencak Silat Championship Tahun 2026 resmi dimulai. Pembukaan kegiatan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko Varianto, di Gelanggang Olahraga (GOR) Air Mulung, Ranai, Jumat (1/5/2026).
Kejuaraan yang juga bertajuk Natuna Youth Fighter IPSI Cup 2026 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai 1 hingga 3 Mei 2026, di GOR Air Mulung, Kelurahan Bandarsyah, Kecamatan Bunguran Timur.
Kegiatan ini merupakan inisiatif Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Natuna sebagai upaya pembinaan sekaligus ajang pencarian bibit atlet muda berbakat di cabang olahraga pencak silat. .Selain itu, turnamen ini juga bertujuan meningkatkan kualitas serta jam terbang para atlet daerah.
Ketua IPSI Kabupaten Natuna, Anto Harahap, dalam laporannya menyampaikan bahwa kejuaraan ini diikuti oleh 68 peserta dari berbagai perguruan silat yang ada di Natuna.
Ia menjelaskan, pelaksanaan kegiatan akan berlangsung selama tiga hari dengan berbagai kategori pertandingan.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk melestarikan seni pencak silat, menjaring atlet-atlet potensial di Natuna, serta mempererat tali silaturahmi antarperguruan silat,” ujarnya.
Anto juga berharap kegiatan dapat berjalan lancar sesuai rencana. Ia turut menyampaikan permohonan maaf apabila dalam pelaksanaan nantinya terdapat kekurangan.
“Mungkin dalam pelaksanaan masih ada kekurangan, untuk itu kami mohon maaf sejak dini,” tambahnya.
Sementara itu, Sekda Natuna Boy Wijanarko Varianto dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai, semangat dan antusiasme para peserta menjadi energi positif bagi keberlangsungan turnamen.
“Senyum wajah adik-adik yang hadir hari ini menjadi penyemangat bagi kita semua,” ucapnya.
Boy menegaskan bahwa pencak silat bukan sekadar olahraga bela diri, tetapi juga merupakan warisan budaya Indonesia yang telah ada sejak lama dan patut dilestarikan.

Ia juga mengingatkan bahwa ajang ini bukan hanya tentang meraih kemenangan, melainkan sebagai langkah awal untuk pembinaan menuju jenjang yang lebih tinggi.
“Kejuaraan ini bukan hanya untuk memperebutkan juara, tetapi menjadi awal bagi kalian untuk dilatih dan dimatangkan menuju kompetisi yang lebih tinggi,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa kegiatan positif seperti ini diharapkan mampu mengarahkan generasi muda pada hal-hal yang bermanfaat serta menjauhkan dari aktivitas negatif.
“Semoga dari kegiatan ini lahir atlet-atlet baru yang dapat mengharumkan nama Natuna, baik di tingkat Porprov, Popda, hingga nasional,” harapnya.
Mengakhiri sambutannya, Boy secara resmi membuka turnamen dengan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya kejuaraan.
Dengan terselenggaranya turnamen ini, diharapkan pencak silat di Natuna semakin berkembang serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (Rap)



