Jaring Atlet Muda, PBSI Natuna Gelar Turnamen Badminton Antar Pelajar 2026

Natuna – Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Natuna menggelar Turnamen Badminton Antar Pelajar Kabupaten Natuna Tahun 2026 dalam rangka seleksi atlet menuju ajang Popda, Porprov, dan Kejurprov.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Olahraga (GOR) Gemilang pada 1 hingga 3 Mei 2026 ini secara resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Natuna, Boy Wijanarko Varianto, pada Jumat (01/05/2026).

Dalam sambutannya, Boy Wijanarko Varianto menyampaikan bahwa turnamen ini merupakan langkah awal dalam mencetak atlet berprestasi yang siap bersaing di tingkat lebih tinggi.

“Hari ini adik-adik akan bertanding untuk menjadi yang terbaik. Para pemenang nantinya akan kembali dibina dan dipersiapkan untuk mengikuti kejuaraan yang lebih tinggi, mulai dari Porprov hingga Popda,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk mengerahkan kemampuan terbaik serta menjunjung tinggi nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Olahraga adalah tempat di mana kita belajar mengendalikan ego. Menjunjung tinggi sportivitas adalah keharusan yang harus dimiliki oleh seorang atlet agar menjadi juara yang baik,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Panitia, Suib, dalam laporannya menyampaikan bahwa turnamen tahun ini diikuti sebanyak 120 peserta yang berasal dari jenjang SD, SMP, hingga SMA sederajat di Kabupaten Natuna.

“Alhamdulilah jumlah peserta kita naik dari tahun sebelumnya semoga dengan naiknya jumlah peserta ini jalannya kompetisi lebih kompetitif,” Harapnya.

Di kesempatan yang sama, Ketua KONI Natuna, Fahmi, memberikan motivasi kepada para atlet agar tetap fokus berlatih dan tidak terpengaruh oleh berbagai kendala, termasuk persoalan anggaran.

“Kami dari KONI, pemerintah daerah, dan jajaran lainnya akan tetap memperhatikan adik-adik semua. Jadi jangan bingung dengan hal-hal di luar itu. Fokuslah berlatih dengan baik dan terus asah kemampuan,” ungkapnya.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet daerah.

“Kami berharap kegiatan positif seperti ini bisa terus dilaksanakan setiap tahun,” tutupnya.

Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan, sehingga regenerasi atlet bulutangkis di Natuna dapat berjalan secara konsisten dan terarah. (Rap)