LMB Karimun Mengutuk Aksi Pengeroyokan Seorang Warga di Hotel Wiko

Karimun, Lendoot.com – Ketua DPD Laskar Melayu Bersatu (LMB) Datok Panglima Muda Zulfikar mengutuk keras aksi premanisme, berupa pengeroyokan seorang warga di Hotel Wiko, yang terjadi, Minggu (17/9/2022) dinihari.

“Sudah bukan zamannya lagi mengedepankan premanisme seperti ini. Kita mengutuk keras aksi pengeroyokan ini. Ini harus diusut tuntas dan dihukum sesseuai aturan berlaku,” ujar Datok Panglima Muda Zulfikar kepada Lendoot.com, Senin (18/7/2022).

Sebagai bentuk dukungannya terhadap penolakan aksi kekerasan dan premanisme tersebut, Datok Panglima Muda Zulfikar turut mendatangi Polsek Kota Tanjung Balai Karimun saat pihak korban menyampaikan laporan polisinya.

BACA JUGA!

“Sore hari kami baru tahunya, lalu tadi malam kami ikut mengantar pihak korban membuat laporan polisinya. Ini bentuk dukungan kami atas penolakan tindak kekerasan itu. Dan kami minta polisi segera mengusut dan menindak tegas para pelakunya,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan seorang pria, Cpt yang dikenal sebagai pemain sepak bola di Karimun babak belur usai dikeroyok sejumlah orang di Hotel Satria,

Senin (18/7/2022) siang ini,  Cpt masih terbaring lemas tak berdaya dan mendapat perawatan insentif di RSUD Muhammad Sani karena mengalami luka dan memar di beberapa bagian tubuhnya.

Dari informasi yang diperoleh lendoot.com, kejadian berawal ketika korban meninggalkan mejanya sesaat untuk ke belakang. Cpt merasa kesal karena minuman di mejanya hilang usai sekembalinya.

“Di situlah dia dikeroyok, sekitar lima orang. Babak belur dan langsung dibawa ke RSUD (M Sani),” ujar seorang kerabat korban kepada Lendoot.com, pagi ini.

Sebelumnya, pihak korban sudah melaporkannya ke Polsek Kota Tanjungbalai Karimun. Hanya saja, sampai saat ini belum ada kabar mengenai tindaklanjut pihak kepolisian dari laporan tersebut.

Dari informasi yang beredar, empat dari lima orang terduga pengeroyok Cpt tersebut sudah melarikan diri dari Karimun. (msa)