Bupati Tegaskan Pengelolaan Sampah Karimun Harus Dilakukan dari Hulu hingga Hilir

Bupati bersama jajaran Dinas LH saat meninjau TPA Sememal, kemarin. (ft kominfokarimun)

Karimun – Volume sampah di Kabupaten Karimun mencapai sekitar 60 ton per hari dan dapat meningkat hingga 75 ton per hari pada saat hari libur nasional maupun hari besar. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Karimun dalam upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Sebagai bentuk komitmen tersebut, Bupati Karimun Iskandarsyah, meninjau langsung Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Sememal, Selasa (14/7/2026) kemarin. Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung proses pengelolaan sampah sekaligus mengevaluasi berbagai aspek yang masih perlu dibenahi.

Dalam peninjauan tersebut, Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Karimun terus berupaya menyusun formulasi terbaik dalam pengelolaan sampah secara terpadu. Sistem yang dibangun tidak hanya berfokus pada penanganan sampah di TPA, tetapi juga menitikberatkan pada upaya pengurangan sampah sejak dari sumbernya atau tingkat rumah tangga.

“Pengelolaan sampah harus dilakukan secara menyeluruh dari hulu hingga hilir. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya,” ujar Bupati Iskandarsyah.

Menurutnya, langkah tersebut juga merupakan tindak lanjut atas arahan Pemerintah Pusat yang menjadikan pengelolaan sampah sebagai salah satu prioritas nasional. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.

Selain melakukan evaluasi terhadap operasional TPA Sememal, Pemerintah Kabupaten Karimun juga terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup yang lebih ramah lingkungan. Beberapa langkah sederhana seperti membawa tas belanja sendiri, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memilah sampah organik dan anorganik di rumah dinilai mampu memberikan dampak besar terhadap pengurangan volume sampah yang masuk ke TPA.

Dengan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, Pemerintah Kabupaten Karimun optimistis pengelolaan sampah dapat semakin baik sehingga mampu menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga.

“Kebersihan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama. Mari kita mulai dari hal-hal kecil agar Kabupaten Karimun menjadi daerah yang semakin bersih, sehat, dan lestari,” pungkas Bupati. (msa)