Logo Pemasyarakatan Kemenkum dan HAM. (ist)

Kepri, Lendoot.com –   Pelatihan penggunaan aplikasi teknologi untuk pengajuan Pembebasan Bersyarat (PB) atau SDP fitur Pembebasan Bersyarat telah digelar Kanwil Kemenkumham Kepri.

Kanwil Kepri sendiri merupakan salah satu Kanwil dari 13 kanwil yang telah menerapkan sistem PB-Online.  

“Sistem ini sangat memudahkan, kita tinggal cek-cek sedikit saja data usulan PB yang telah dikirim UPT secara online, tidak perlu mengetik ulang,” tambah Yuni seperti dikutip dari situs resmi kemenkumha.go.id, Selasa (10/5/2022).

Namun, beberapa operator PB-Online Kanwil Kemenkumham yang belum mengaplikasikan sistem PB online masih merasa sedikit ragu dengan pelaksanaan program ini.

“Saya masih ragu dengan masih bawa telram, untuk meyakinkan hitungannya tepat dan ternyata memang tepat,” ujar Yuni, operator SDP-PB online Kanwil Kemenkumham Kepri,

Kanwil Kemenkumham Kepri sendiri merupakan salah satu Kanwil dari 13 kanwil yang telah menerapkan sistem PB-Online. “Sistem ini sangat memudahkan, kita tinggal cek-cek sedikit saja data usulan PB yang telah dikirim UPT secara online, tidak perlu mengetik ulang,” tambah Yuni.

Namun, beberapa operator PB-Online Kanwil Kemenkumham yang belum mengaplikasikan sistem PB online masih merasa sedikit ragu dengan pelaksanaan program ini.

“Saya masih ragu dengan kondisi akses internet di UPT dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada, ini pasti akan mempengaruhi,” ujar Johan, Operator SDP-PB Online dari Kanwil Kemenkumham Sulawesi Tengah.

Senada dengan Johan, Emran operator SDP-PB Online asal Kanwil Kemenkumham NTT juga mengatakan jika kebiasaan lama dengan menggunakan berkas dan kertas dalam pengusulan PB akan sulit dihilangkan.

“Sudah lama bekerja dengan sistem yang lama meski sistem baru ini lebih cepat,”kata Emran.

 Dirjen Pemasyarakatan M Sueb mengatakan bahwa Aplikasi SDP fitur Pembebasan Bersyarat merupakan salah satu komitmen Pemasyarakatan dalam mengimplementasikan amanat undang-undang untuk menjadi lembaga pemerintah yang berbasiskan teknologi informasi.

“SDP Fitur Pembebasan Bersyarat ini pada gilirannya nanti secara konsisten diharapkan akan menjadi instrumen pendukung program pembinaan integrasi narapidana, memudahkan petugas dalam bekerja serta meminimalisir adanya dugaan penyimpangan,” kata Sueb usai membuka kegiatan Bimtek

Kasubdit Integrasi dan TPP Netty Saraswati, PB Online ini akan menambah cepat jumlah usulan PB yang dapat disidangkan.

“Bukan hanya soal kuantitas sidang usulan PB, tapi juga kualitasnya, kecepatan juga ketepatan,” ujar Netty. (*/msa)