Karimun – Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Karimun, Polda Keri masih berupaya mengidentifikasi mayat tanpa identitas yang ditemukan nelayan di kawasan Hutan Bakau Pulau Sungkup, Desa Tulang, dua hari lalu.
Hingga kini, identitas dan penyebab keberadaan mayat di lokasi tersebut masih misteri. Tim kepolisian tengah bekerja keras untuk mengungkap siapa sosok di balik temuan tersebut.
Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Alfin Dwi Wahyudi Nuntung, mengungkapkan bahwa tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) sedang melakukan pemeriksaan mendalam untuk mengidentifikasi mayat tersebut.
Hanya saja, proses ini menemui kendala signifikan karena kondisi jasad yang sudah membusuk. “Mayat tersebut diperkirakan telah lama meninggal dunia, sehingga hanya menyisakan kerangka dan sedikit jaringan daging. Hal ini membuat pengungkapan identitas menjadi sangat sulit,” ujar AKP Alfin seperti dikutip dari kepriheadline, pagi tadi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihaknya juga tidak menemukan petunjuk tambahan di sekitar lokasi penemuan yang dapat membantu penyelidikan. “Setelah pemeriksaan awal oleh dokter, diketahui bahwa tengkorak tersebut merupakan milik seorang laki-laki,” tambahnya.
Polres Karimun terus berupaya mengumpulkan informasi untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematiannya. Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diimbau untuk melapor kepada pihak berwajib.
“Kita juga terus berkoordinasi bersama Polsek-polsek jajaran, masyarakat yang mungkin keluarganya hilang bisa membuat laporan ke kepolisian,” katanya.
Sebelumnya diberitakan, warga Desa Tulang Kecamatan Selat Gelam Kabupaten Karimun digegerkan dengan temuan mayat misterius atau tanpa identitas yang ditemukan warga di kawasan Hutan Bakau, Pulau Sungkup Desa Tulang tersebut, Rabu sore (15/1/2025).
Mayat ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Hampir seluruh tubuhnya tinggal kerangka saja. Hingga saat ini, identitas dan jenis kelamin korban belum dapat diidentifikasi. (*/msa)




