Batam – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menghadiri Rapat Paripurna penting di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Batam, Rabu (7/1/2026). Agenda ini menandai transisi masa persidangan sekaligus menjadi ruang evaluasi kinerja legislatif sepanjang tahun lalu.
Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin, serta dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, serta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Batam.
Sidang diawali dengan penyampaian Laporan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 dari seluruh fraksi DPRD. Laporan ini merangkum berbagai aspirasi masyarakat yang dihimpun dari seluruh daerah pemilihan di Batam.
Wali Kota Amsakar menegaskan bahwa setiap masukan dari fraksi-fraksi tersebut akan menjadi referensi krusial bagi Pemko Batam dalam menyusun kebijakan pembangunan agar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD menyerahkan Laporan Kinerja DPRD Kota Batam Tahun 2025 kepada Wali Kota. Amsakar memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
“Kemitraan harmonis yang terjaga sepanjang 2025 adalah kunci sukses pembangunan Batam. Kolaborasi antara eksekutif dan legislatif merupakan fondasi utama dalam mewujudkan Batam yang maju dan berdaya saing,” ujar Amsakar.
Rapat ini secara resmi menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025 dan membuka Masa Persidangan II Tahun Sidang 2026. Salah satu agenda utama yang segera digulirkan adalah pembahasan Ranperda tentang Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam.
Ranperda usulan ini dipandang sangat strategis untuk memperkuat posisi LAM dalam menjaga, melestarikan, dan mengembangkan nilai-nilai budaya Melayu. Langkah ini penting untuk memastikan identitas dan jati diri “Bunda Tanah Melayu” tetap kokoh di tengah modernitas Kota Batam.
“Kita ingin nilai-nilai budaya Melayu bukan sekadar warisan sejarah, tetapi menjadi napas pembangunan dan jati diri yang diwariskan kepada generasi mendatang,” tambah Amsakar.
Rapat paripurna berlangsung khidmat, menandai dimulainya babak baru pengabdian legislatif dan eksekutif untuk kemajuan masyarakat Batam di tahun 2026. (*/rst)




