foto: Istimewa

Karimun, Lendoot.com – Seorang balita bernama Asyifa Martadinata, warga Kampung Sukadamai RT 01 RW 04 Desa Pangke Kecamatan Meral Barat terjangkit tumor ganas pada bagian paha kanan belakangnya.

Dalam sakitnya ini, Asyifa kerap dioper-oper rumah sakit di Karimun dan Batam. Sakit yang dideritanya memiliki keanehan karena ada tiga diagnosa dari tiga rumah sakit yang berbeda pula.

Saat ini belum diketahui pasti sakit yang sesungguhnya yang diderita balita berusia 2,3 tahun itu. Putri bungsu  dari Bayu Suryadinata (35) dan Leny Marlina (26) itu kemudian terpaksa berobat alternatif. Dari sini  sakit yang diderita Asyifa berangsur berkurang.

Bayu mengatakan putrinya pernah dirawat di RSUD Muhammad Sani sewaktu masih berusia sekitar satu tahun. Diagnosanya, ada lemak dan cairan yang membuat bengkak pada bagian belakang paha dan pantatnya. Rasa nyerinya membuat bayi Asyifa kerap menangis kesakitan.

Dari pihak keluarga yang terbilang ekonomi kebanyakan tampak sudah kewalawan membiayai perobatan Asyifa. Kemudian, sekelompok anak muda berinisitif menggalang dana, untuk meringankan beban orang tuanya dalam membiayai pengobatan anak berusia 2 tahun 3bulan tahun tersebut.

Rencana penggalangan dana itu baru akan dilakukan hari Sabtu (3/7/2021) di  Coastal Area.  Dengan Event Organizer (EO) Lakse Kuah sebagai pelaksananya, rencananya penggalangan dana akan menyasar para pengunjung di titik-titik keramaian saat masyarakat mengisi waktu luang bersantai sore hari.

Direktur EO Lakse Kuah, Ari Dodi mengatakan, penggalangan dana yang dilakukan sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap Asyifa.

“Ini bentuk kepedulian kita untuk membantu Asyifa. Kami akan membantunya dengan melakukan penggalangan dana dengan segala kemampuan kami,” kata Ari Dodi.

EO Lakse Kuah akan menggelar live music akustik dengan menyediakan sekitar tiga kotak di Coastal Area. “Nanti kotak ini akan dijalankan oleh kawan-kawan mengitari kawasan Coastal Area. Tujuannya untuk menggugah rasa empati masyarakat Kabupaten Karimun, dengan menyisihkan sedikit rezekinya, kita harapkan dapat membantu Asyifa dan keluarganya yang dalam kesusahan,” ujar Dodi.

Aksi penggalangan dana tersebut sifatnya spontanitas dan hanya dilaksanakan sehari pada dua titik. Yang rencananya dipusatkan pada tugu MTQ dan jembatan I kawasan wisata burung.

“Live music ini dipastikan tidak akan menimbulkan kerumunan. Tentunya tetap menerapkan protokol kesehatan. Kami mengimbau pengunjung untuk tetap menjaga jarak, mengenakan masker dan cuci tangan pakai sabun atau handsanitizer. Kegiatan ini juga kami lakukan atas kerjasama dengan beberapa pihak,” katanya.

Yang terlibat dalam kegiatan tersebut di antaranya; EO Lakse Kuah, rumah produksi dari Youtuber Wak Atan, Mie Ayam Mas Richky, dan beberapa media partner lainnya.

Nantinya, dana yang berhasil dikumpulkan akan diserahkan langsung kepada orang tua Asyifa, Bayu Suryadinata, dengan mendatangi langsung kediaman keluarganya di Desa Pangke Kecamatan Meral Barat.

“Jika nanti masih dirasakan dana yang terkumpul belum cukup untuk keberangkatan Asyifa ke Jakarta, maka akan kita pikirkan bersama-sama seperti apa kelanjutan aksi penggalangan dana ini,” pungkasnya. (cl9)