Ilistrasi tempat hiburan malam (THM) di Karimun. Petugas saat merazia sebuah THM di Karimun, beberapa waktuvlalu. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Aktivitas Tempat Hiburan Malam (THM) di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau dihentikan sementara hingga kondisi perkembangan kasus Covid-19 kembali menurun.

Penghentian sementara aktivitas THM itu dengan pertimbangan kesehatan masyarakat dan menghindari terjadinya kerumunan yang berakibat penularan Covid-19 lebih meluas lagi.

Bupati Karimun Aunur Rafiq mengatakan, Pemerintah Kabupaten Karimun telah menyurati pemilik THM untuk mulai menutup sementara aktivitasnya hingga beberapa hari ke depan.

“Mulai malam ini tutup. Kita minta sampai 10 hari kedepan tidak ada aktivitas di THM,” katq Rafiq, Senin (24/5/2021).

Rafiq mengatakan, lonjakan kasus yang terjadi membuat pihaknya akan kembali mengeluarkan pembatasan aktivitas masyarakat di malam hari.

Selain THM, aktivitas di Cafe, tempat makan dan restaurant juga akan ada pembatasan dengan tidak memperbolehkan untuk pelanggan malan di tempat.

“Hanya boleh bungkus saja, seperti di Coastal Area itu tidak boleh ada yang makan di tempat,” katanya.

Rafiq menyebutkan, pihaknya akan memberi sanksi tegas berupa pencabutan izin jika THM kedapatan tetap beraktivitas selama larangan tersebut.

“Sanksi THM ada, kita tegas cabut aja izinnya, karena toleransi sudah cukup diberikan,” kata Bupati Rafiq.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Karimun dalam langkah pencegahan penyebaran Covid-19 juga telah memperketat pintu keluar masuk Kabupaten Karimun, seperti di Pelabuhan dan Bandara.

Langkah tegas itu mengingat angka penyebaran Covid-19 yang kian hari terus terjadi penambahan. Hingga kini, tercatat 285 kasus Positif aktif Covid-19 masih menjalani tahap penyembuhan.

Angka itu merupakan yang tertinggi sejak awal Covid-19 masuk ke Kabupaten Karimun. Sehingga, Pemkab Karimun harus mengambil langkah tegas untuk kembali meredam penyebaran Covid-19 itu. (rko)