Kapolres Karimun saat saksikan pemusnahan satu Kilogram sabu dengan direndam menggunakan air panas.

Karimun, Lendoot.com – Kasus kejahatan di Kabupaten Karimun pada 2021 meningkat signifikan jika dibandingkan pada 2020 lalu.

Ini disampaikan Kepolisian Resor Karimun dalam rilisnya terkait capaian penyelesaian kasus di tahun 2021, Jumat (31/12/2021).

Pada 2020 sebanyak 199 kasus dilaporkan dan terdapat 126 kasus berhasil terungkap.

Sementara pada tahun 2021,  terdapat 188 kasus dengan penyelesaian sebanyak 139 kasus.

Kapolres Karimun AKBP Tony Pantano mengatakan, secara rasio pelaporan tindak pidana yang terjadi selama tahun 2021, terjadi penurunan laporan perkara ke Polres Karimun.

Tahun 2021 pihaknya mendapatkan 189 laporan tindak kriminal yang terjadi di wilayah hukum Polres Karimun.

“Untuk jumlah kasus terjadi penurunan pelaporan, dan terjadi peningkatan dalam penyelelesaiannya. Perbandingan dari tahun 2020 juga terjadi peningkatan,” kata AKBP Tony Pantano saat merilis Capaian Akhir Tahun 2021 di Rupatama Polres Karimun, Jumat (31/12/2021).

Kapolres mengatakan, dari ratusan kasus yang dilaporkan di Polres Karimun, terdapat 10 kasus yang menjadi atensi publik yang berhasil diselesaikan.

Sejumlah rentetan kasus itu, antara lain kasus kekerasan terhadap anaak oleh oknun guru dj Pondok Pesantren di wilayah Moro, penggalan pengirim 12 PMO ke Malaysia melalui jalur tikus, Penangkapan pelaku DPO kasus penganiayaan dan pengungkapan kasis tindak pidana pembakaran hutan dan lahan di Kundur.

Selanjutnya, pengungkapan kasus tindak pidana aborsi dengan menggunakan obat-obatan yang dijual secara online, pencurian kendaraan bermotor, tindak pidana pencurian dengan kekerasan, kasus persetubuhan anak di bawah umur, kasus perjudian dan penyeludupan timah.

“Kasus- kasus ini menjadi atensi publik dan berhasil diungkap atas kerjasama semua pihak,” katanya. (rko)