Sentra IKM Kelapa Lingga Kembali Ekspor 24 Ton Cocopeat ke Tiongkok

Produk yang akan dieksport IKM Kelapa Lingga berupaya 24 ton cocopeat, kemarin. (ft taupik)

Lingga – Sentra Industri Kecil Menengah (IKM) Kelapa Kabupaten Lingga kembali mencatatkan prestasi di pasar internasional. Sebanyak 24 ton cocopeat (serabut kelapa) resmi dikirim menuju Tiongkok, kemarin.

Produksi ini dikelola oleh Koperasi Produksi Cahaya Selingsing Mandiri di bawah binaan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (Disperindagkop-UMKM) Kabupaten Lingga yang berlokasi di Desa Resang, Kecamatan Singkep Pesisir.

Plt. Kepala Disperindagkop-UMKM Kabupaten Lingga, Febrizal Taufik, mengungkapkan bahwa efisiensi produksi di Sentra IKM ini terus meningkat.

Durasi Produksi: 24 ton cocopeat dihasilkan hanya dalam waktu 15 hari.

Logistik: Produk dibawa menggunakan dua unit mobil ekspedisi menuju pelabuhan, kemudian diseberangkan dengan kapal Roro ke Batam sebelum akhirnya diekspor ke Tiongkok.

“Produksi untuk ekspor kedua ini membutuhkan waktu 15 hari. Kami berharap capaian ini menjadi pintu pembuka bagi produk turunan kelapa lainnya seperti coco fiber,” ujar Taufik, Rabu (17/12/2025).

Pemerintah Kabupaten Lingga menargetkan produk olahan kelapa lainnya juga mampu menembus pasar global dalam waktu dekat.

Selain meningkatkan pendapatan daerah, keberlanjutan ekspor ini diproyeksikan akan membuka lapangan kerja. Menyerap tenaga kerja lokal di sekitar Desa Resang.

Termasuk hilirisasi produk dengan mengoptimalkan potensi limbah kelapa menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Juga untuk kemandirian Koperasi. Ini akan memperkuat posisi Koperasi Produksi Cahaya Selingsing Mandiri dalam rantai pasok global.

Kehadiran Sentra IKM Kelapa ini diharapkan terus menjadi motor penggerak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Lingga. (wan)