Karimun, Lendoot.com – Kabupaten Karimun kembali membuktikan diri sebagai daerah penghasil hasil kekayaan alam laut yang kaya. Lebih dari 100 ton ikan dan cumi segar telah diberangkatkan menuju Jakarta, Jumat (16/8/2024).
Sebelum dikirim, seluruh komoditas laut ini telah melewati proses pemeriksaan yang ketat oleh Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepri. Hal ini dilakukan untuk memastikan kualitas dan keamanan produk perikanan yang akan dikonsumsi masyarakat.
Herwintarti, Kepala Balai Karantina Kepri, mengenai pentingnya pengawasan ini dan potensi pengembangan sektor perikanan di Karimun. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan terhadap produk perikanan agar konsumen dapat menikmati hasil laut yang aman dan sehat,” ujarnya.
Jenis ikan dan cumi yang dikirim ke Jakarta tersebut bernilai ekonomi. Ini menjadi tantangan dan peluang yang perlu disikapi nelayan dan pengusaha perikanan.
“Pengiriman ikan dan cumi ini merupakan bukti nyata bahwa produk perikanan Karimun memiliki kualitas yang sangat baik dan mampu bersaing di pasar nasional,” ujar seorang pengusaha yang enggan disebut namanya.
Sementara itu, jumlah ikan dan cumi yang dikirim untuk pasar ke Jakarta itu berjumlah 140 ton untuk tahap awalnya. Nilainya diperkirakan mencapai Rp4 Miliar .(cr2)




