Batam, Lendoot.com – Wakil Walikota (Wawako) Batam Amsakar Achmad mengajak warganya untuk berperang, tapi ini berpedrang dengan stunting. Tujuannya agar generasi emas Indonesia 2045, tercapai.
Ini disampaikannya Podcast yang digelar Tribun Batam di Batu Ampar bertema “Perjuangan Tanpa Lelah Tekan Stunting, Batam Raih Penghargaan”, kemarin.
Bersama Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kepri, Rohina, Amsakar Achmad yang menjadi narasumber mengharapkan ada kolaborasi untuk dapat berhasil mencapai penurunan angka stunting yang signifikan dari tahun ke tahun.
“Upaya yang terkoordinasi untuk mengatasi masalah tersebut harus dengan berkolaborasi,” ujarnya.
Amsakar, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penanganan Stunting Kota Batam, mengungkapkan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya ini.
Khususnya memberikan penghargaan kepada BKKBN Kepri, TNI/Polri, rekan-rekan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kepala puskesmas, serta tenaga pendamping keluarga (TPK) yang terdiri dari kader Posyandu, Bidan, kader kelurahan siaga, kader KB, dan kader TP PKK.
Data menunjukkan kemajuan positif dalam penurunan angka stunting di Kota Batam. Pada tahun 2020, terdapat 3.876 balita stunting dengan prevalensi sebesar 7,21%. Namun, melalui kerja sama yang erat, jumlah tersebut mengalami penurunan menjadi 3.367 balita stunting (6,02%) pada tahun 2021, lalu menurun lagi menjadi 1.441 balita (2,42%) pada tahun 2022, dan pada tahun 2023, tercatat 1.207 balita (1,90%) mengalami stunting. (rst)




