Universitas Batam Gelar Workshop Komprehensif Pengelolaan Jurnal Ilmiah

Workshop terkait jurnal ilmiah yang digelar Universitas Batam. kemarin. (ft uniba)

Batam, Lendoot.com – Universitas Batam baru-baru ini mengadakan lokakarya komprehensif yang berfokus pada pengelolaan dan penerbitan jurnal ilmiah untuk memenuhi standar Sinta.

Acara yang digelar di Aula Rumengan ini menghadirkan pakar ternama Prof. Dr. Parmin sebagai keynote speaker. Dimoderatori oleh Dr.Ir. Yuanita FD Sidabutar dan Isramilda, lokakarya ini memberikan peserta wawasan yang sangat berharga tentang berbagai aspek pengelolaan jurnal, mulai dari pengembangan kebijakan hingga evaluasi artikel.

Prof Parmin, otoritas terkemuka di bidangnya, menekankan pentingnya lingkungan yang positif dan mendukung bagi editor jurnal. Ia berbagi pengalamannya yang luas dalam mengelola jurnal nasional dan internasional, menguraikan lima bidang utama yang perlu ditingkatkan: kebijakan akreditasi, standardisasi, kinerja editor dan reviewer, penilaian kesiapan jurnal, dan peningkatan kualitas artikel.

 Universitas Batam telah mencapai kemajuan yang signifikan dalam penerbitan jurnal. Universitas saat ini memiliki 19 jurnal, termasuk satu yang didedikasikan untuk pengabdian masyarakat dan 18 fokus pada penelitian. Salah satu jurnal kedokterannya berhasil meraih status Sinta 4, yang merupakan tingkat akreditasi tertinggi di Indonesia.

Dr.Ir. Yuanita FD Sidabutar, Wakil Ketua LPPM UNIBA, menyoroti komitmen universitas dalam meningkatkan kualitas publikasi dan meraih akreditasi Sinta untuk lebih banyak jurnal.

Workshop kemarin diawali dengan berbagi pengalaman dan pengetahuan narasumber, Prof.Parmin menyampaikan pengalamannya dalam pengelolaan jurnal yang bertaraf nasional dan internasional. Dia menjelaskan ada lima poin penting dalam menyiapkan jurnal yaitu, pertama, informasi kebijakan akreditasi dan reakreditasi jurnal ilmiah.

Kedua, standarisasi manajemen dan substansi artikel jurnal nasional Sinta 2, dilanjutkan yang ketiga adalah optimalisasi kinerja Editor in Chief, Editor dan Reviewer jurnal menuju Sinta 2.

Selanjutnya yang keempat, simulasi dan bedah kesiapan jurnal di Uniba, dan terakhir yang kelima yaitu mereview dan memperbaiki artikel sesuai aspek penilaian akreditasi jurnal Sinta 2.

Ia mengatakan pengelola jurnal harus bahagia dan jadi orang yang sejahtera, sehingga tidak terlihat seperti orang yang memiliki beban.

“Tunjukkan bapak dan ibu bahagia serta sejahtera, jangan menunjukkan keprihatinan,” ujarnya.

Parmin mengatakan jumlah jurnal yang terakreditasi di Indonesia saat ini sudah 10 ribuan lebih. Ia sudah menilai sebanyak 1.707 jurnal.

 “Untuk perhatian yang terpenting artikelnya tidak plagiasi, tinggal lihat tanggal terbit mana yang duluan,” kata Profesor yang memiliki basic biologi ini.

Senada disampaikan moderator Dr.Ir.Yuanita FD Sidabutar, ST.,M.Si mengatakan workshop pengelola jurnal ilmiah diadakan untuk pelatihan bagi khusus pengelola jurnal di lingkungan Universitas Batam.

Yuanita juga menambahkan untuk kegiatan workshop dibagi menjadi dua sesi yaitu, workshop pengelola jurnal ilmiah berstandar Sinta dengan peserta seluruh pengelola jurnal di lingkungan Universitas Batam dan sesi kedua workshop publikasi Sinta jurnal ilmiah zona kedokteran Universitas Batam dengan peserta penulis dari kalangan dosen dan mahasiswa fakultas kedokteran Uniba. (rst)