Tingkat Kesadaran Warga Karimun Tertib Berlalu Lintas Masih Rendah

Seorang pengendara saat terjaring operasi seligi yang tidak mengenakan helmet di depan Polres Karimun, kemarin. (ft satlantaspolreskarimun)

Karimun, Lendoot.com – Tingkat kesadaran warga Kabupaten Karimun terkait kedisiplinan dan tertib berlalu lintas masih rendah.

Tingkat kesadaran rendah ini dapat dilihat dari tidak mengindahkannya aturan lalulintas, seperti tidak mengenakan helm ketika berkendara. Menerobos lamlu merah, tidak mengindahkan rambu-rambu lalu lintas.

Hampir setiap hari didapat pemandangan tindakan para pegendara yang tidak saja membahayakan keselamatan dirinya, tetapi juga keselamatan orang lain. Bahkan, ketidakdisiplinan warga ini kerap menyebabkan arus lalu lintas semrawut.

Beberapa warga menyayangkan perilaku pengendara yang melanggar aturan lalulinta. “Mirisnya lagi, banyak pelanggaran terjadi justeru di kawasan tertib lalu lintas (KTL) yang ditetapkan Polres Karimun,” ujar Ahmadi seorang warga Karimun, pagi tadi.

Atas kondisi masih rendahnya tingkat kesadaran berlalulintas masyarakat Karimun tersebut,  “Satlantas Polres Karimun terus gencar mewujudkan atau meningkatkan kesadaran pengendara dalam tertib berlalu lintas,” kata Kasat Lantas Polres Karimun AKP Bakri, Minggu (20/10/2024).

AKP Bakri berharap melalui Operasi Zebra Seligi 2024 dapat menjawab permasalahan tersebut. Operasi ini selain mengedepankan tindakan preemtif dan preventif, serta teguran humanis, dalam operasi juga diberlakukan penegakan hukum tegas berupa penilangan.

“Operasi Zebra Seligi dari tanggal 14 sampai dengan 27 Oktober 2024, bertujuan untuk terwujudnya situasi lalu lintas yang aman, tertib dan lancar serta menurunkan angka pelanggaran, kecelakaan lalu lintas,” ungkap AKP Bakri. (msa)