Karimun, Lendoot.com – Kejahatan terjadi bukan hanya karena ada niat pelakunya, tetapi karena ada kesempatan. Ketika ada kesempatan, maka kejahatan terjadi. Inilah yang dilakukan seorang remaja berinisial KV (19) warga Kecamatan Meral.

Remaja tanggung itu diketahui melakukan tindak pidana pencurian sepeda motor karena ada kesempatan di Parkiran Hotel Wiko pada, 25 November 2020 lalu.

Jajaran Tim Bison Satreskrim Polres Karimun meringkusnya, Rabu (25/11/2020), di rumahnya wilayah Kecamatan Meral Kota. Barang bukti berupa satu unit sepeda motor hasil curian ada di dalam rumahnya.

Gambar rekaman CCTv di Wiko Hotel. (ist)

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan mengatakan, pelaku Kv diketahui melakukan pencurian sepeda motor di salah satu parkiran hotel di Karimun. Aksinya sempat terekam kamera CCTv di hotel tersebut.

“Aksi pelaku terekam CCTv. Ia diringkus setelah polisi berhasil mengungkap identitasnya,” kata Adenan.

Ia mengatakan, pencurian sepeda motor itu berawal ketika pelaku KV melihat sepeda motor di Parkiran Hotel Wiko terdapat sebuah kunci yang ditinggal oleh pemiliknya.

“Jadi kunci motor itu tertinggal di sepeda motor. Pelaku yang ketika itu baru pulang dari warnet dengan jalan kaki, langsung menjalankan aksinya mengambil sepeda motor tersebut,” katanya.

Sementara itu, pemilik sepeda motor yang ketika itu sedang menjumpai rekannya di hotel tersebut, saat hendak pulang baru mengetahui kendaraan miliknya hilang.

“Korban sempat melakukan pencarian, namun tidak berhasil ditemukan,” katanya.

Jajaran Kepolisian Resor Karimun yang menerima laporan pencurian itu langsung melakukan upaya penelusuran. Hasilnya, pelaku berhasil diamankan.

Selain sepeda motor, Adenan mengatakan pihaknya juga menemukan adanya bong sabu saat melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Sampai saat ini, pihaknya masih mendalami kasus tersebut untuk mengetahui apakah pelaku ini juga merupakan pengedar atau hanya pemakai saja.

“Pengakuan tersangka, motor itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. Kita juga menemukan bong sabu, soal itu masih kita dalami,” katanya. (rko)