Anwar Hasyim saat membuka acara keagamaan. (dok lendoot)

Karimun, Lendoot.com – Perhelatan Seleksi Tilawatil Quran (STQ) tingkat Kecamatan di wilayah Kabupaten Karimun akan mulai digelar 10 Februari 2021 mendatang.

Segala persiapan untuk perhelatan tahunan itu telah dipersiapkan Pemerintah Kabupaten Karimun. Namun, di tahun 2021 ini, terdapat sedikit perbedaan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, karena dilaksanakan ditengah Pandemi Covid-19.

Dalam pelaksanaannya nanti, terdapat sejumlah kegiatan yang dihapuskan, seperti Pawai Ta’aruf dan Stand Pameran diketahui akan ditiadakan.

Tidak hanya itu, acara malam pembukaan dan penutupan STQ yang identik digelar di lapangan kini harus digelar di dalam ruangan dengan jumlah hadirin yang terbatas.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim mengatakan, pandemi COVID-19 yang masih melanda menjadi penyebab digelar berbedanya STQ tersebut.

“Jika di lapangan seperti tahun lalu, kita khawatir terjadi kerumunan, maka kami menganjurkan didalam ruangan agar protokol kesehatannya seperti jaga jarak bisa dilakukan,” kata Anwar, Kamis (4/2/2021).

Ia mengatakan, perhelatan STQ tingkat Kecamatan akan berlangsung dari tanggal 10 Februari hingga 6 Maret 2021. Sementara STQ Kabupaten rencananya akan digelar pada 15-18 Maret 2021.

“Tahun ini, tuan rumah STQ tingkat Kabupaten Karimun adalah Kecamatan Kundur,” katanya.

Anwar menyebutkan, pada perhelatan STQ tahun ini terdapat perbedaan pasa cabang yang diperlombakan antara lain, untuk STQ di tingkat kecamatan akan memperlombakan cabang Tahfidz atau Tartil, Tahfidz Al-Qur’an, Fahmil Al-Qur’an dan Syarhil Al-Qur’an.

Kemudian, STQ tingkat kabupaten akan memperlombakan Tilawah Al-Qur’an, Tahfidz Al-Qur’an, Tafsir Bahasa Arab dan Hadist.

“Ada sejumlah cabang yang tidak dilombakan seperti Khattil Al-Qur’an. Penyebabnya, karena disesuaikan dengan kondisi saat ini dan memang tidak diperlombakan di tingkat provinsi,” katanya.

Anwar berharap agar masyarakat dapat memahami kondisi saat ini, dimana pelaksanaan STQ yang diadakan ditengah Pandemi Covid-19 dan agar tidak adanya klaster penyebaran Covid-19.

“Ini adalah upaya kita agar STQ tahun ini berjalan sukses dan panitia, peserta, hingga masyarakatnya juga dalam keadaan sehat, kita tidak ingin pelaksanaan ini justru nantinya menimbulkan penyebaran COVID-19,” katanya.

(rko)