kapal nelayan. (foto ilustrasi)
kapal nelayan. (foto ilustrasi)

Karimun, Lendoot.com – Peringatan dini bagi para pengguna alur pelayaran! Ini terkait siklon tropis molave, khususnya yang akan terjadi di wilayah perairan Karimun dan sekitarnya.

Demikian diungkapkan Kepala Stasiun Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Raja Haji Abdullah (RHA) Tanjungbalai Karimun, Raden Eko Sarjono, Rabu (28/10/2020).

“Berada pada 1510 Km sebelah Barat Laut Tarakan, dengan kecepatan 17 knots (31 km per jam) bergerak menjauhi wilayah Indonesia,” terangnya seperti dikutip dari Member Of Kepri Media Group, WartaKepri.co.id.

Menurut Eko, dampak dari siklon tropis molave tersebut pada wilayah perairan Karimun sendiri yaitu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, gelombang laut yang tinggi mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter.

Eko mengimbau, khususnya bagi para nelayan agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut. Adanya tinggi gelombang dan angin kencang akibat siklon tropis molave tersebut sangat berpotensi terjadinya kecelakaan di laut.

“Kalau bisa untuk tidak pergi melaut dulu,” imbau Eko. (*/azs/KMG)