Karimun, Lendoot.com – Komisi III DPRD Karimun melakukan inspeksi mendadak ke Pelabuhan Domestik Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.
Dalam sidak itu, Ketua Komisi III DPRD Karimun Ady Hermawan menyoroti kondisi pelayanan dan fasilitas di pintu keluar masuk ke Bumi Berazam, yang dinilai tidak nyaman bagi calon penumpang yang melintasi pelabuhan tersebut.
Ady Hermawan meminta kepada pihak pengelola, dalam hal ini Pelindo Karimun untuk dapat meningkatkan sarana dan prasarana di Pelabuhan Karimun.
“Kami meminta untuk dapat ditingkatkan pelayanan untuk penumpang. Salah satunya kondisi AC di ruang tunggu pelabuhan. Ini dikeluhkan masyarakat,” kata Ady.
Ia mengatakan, kenyamanan calon penumpang merupakan prioritas utama yang harus diperhatikan. Hal itu, menurut Ady telah disetujui oleh Pelindo Karimun sebagai pengelola.
“Sudah disanggupi Pelindo,” katanya.
Ady meminta Pelindo untuk dapat memperbaiki toilet di Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun. Kondisi itu, sudah lama dan hingga saat ini masih dalam kondisi yang sama.
“Toilet di Pelabuhan Domestik kita minta dibenahi seperti toilet di Internasional,” katanya.
Kemudian, Ady menyebut pihaknya juga meminta agar Pelindo dapat menambah dermaga ponton kedatangan untuk Pelabuhan Domestik Tanjungbalai Karimun.
“Kemudian masalah ponton domestik untuk kedatangan kita minta ditambah, karena penumpang berdesak-desakan dan antrian kapal cukup tinggi. Permintaan ini disanggupi Pelindo yang akan menambah ponton kedatangan di sebelah kanan,” kata Ady.
Ady menjelaskan bahwa peningkatan pelayanan yang harus dilakukan oleh Pelindo itu menyusul kebijakan untuk menaikan tarif boarding pass menjadi Rp10 ribu yang berlaku pada 15 Januari 2023 mendatang.
“Tarif boarding pass yang naik tentu harus dibarengi dengan peningkatan fasilitas dan peningkatan pelayanan, berikan pelayanan yang elegan serta terbaik kepada para penumpang,” katanya. (rko)




