Karimun, Lendoot.com – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP/MTS tahun ajaran 2018-2019 di Kabupaten Karimun, tak maksimal. Alasannya masih banyak yang belum memiliki sarana prasarana.

Kabid Pembinaan SMP dinas Pendidikan Kabupaten Karimun, Sugito mengatakan jumlah sekolah yang melaksanakan UNBK baru 21 dari 60 sekolah yang ada baik SMP Negeri maupun swasta.

Dari 21 sekolah tersebut hanya ada empat sekolah SMP Negeri yang baru memiliki perangkat komputer dan jaringan mandiri untuk menggelar UNBK tersebut.

Sekolah yang memiliki perangkat komputer dan jaringan mandiri untuk sekolah negeri, yakni SMP Negeri 1 Karimun, SMP Negeri 1 Kundur,  SMP Negeri 2 Binaan Tebing dan MTsN 1 Karimun.

Sementara untuk sekolah swasta adalah SMP Vidya Sasana, SMP Mahabodi dan SMP Santo Yusuf.

“Kalau fasilitas kita untuk UNBK memang masih banyak kurang. Yang negeri baru empat sekolah dan beberapa SMP swasta,” kata Sugito, Rabu (24/4/2019).

Sementara bagi sekolah-sekolah yang tidak memiliki sarana prasarana terpaksa harus menumpang di sekolah-sekolah SMA atau SMK terdekat.

“SMP yang lain masih numpang di SMA atau SMK. Karena di aturannya boleh menumpang di sekolah dengan jarak tempuh delapan kilometer. Jadi kita masih banyak numpang sama provinsi untuk UNBK,” ucap Sugito.

Ditambahkannya, kelengkapan fasilitas masih dilengkapi secara bertahap. Di tahun 2019 pemerintah daerah telah menambah komputer untuk sebanyak 100 unit bagi SMP Negeri 1 Karimun dan SMP Negeri 1 Kundur. (iant)