ilustrasi covid-19. (internet)

Karimun, Lendoot.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial resmi menhapus santunan bagi pasien meninggal karena terpapar Covid-19.

Santunan itu diberikan Kementerian Sosial kepada ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia. Adapun besaran bantuan itu yaitu senilai Rp 15 Juta perjiwa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun Syahruddin mengatakan, pada tahun 2021 pihaknya telah menerima surat edaran terbaru terkait tidak lagi adanya santunan tersebut.

“Masuk surat ke kita bahwa untuk tahun ini santunan bagi pasien COVID-19 yang meninggal tidak dianggarkan lagi. Itu lah bunyi suratnya,” ujar Kepala Dinas Sosial Kabupaten Karimun, Syahruddin, Kamis (25/2/2021).

Syahruddin mengaku, pihaknya tidak mengetahui pasti penyebab dihapusnya santunan bagi pasien meninggal karena Covid-19. Dirinya pun enggan berkomentar lebih jauh dan hanya mengikuti aturan yang ada.

“Itu kebijakan Kementerian, kita hanya menyampaikan aja,” katanya.

Ia menyebutkan, pada tahun 2020 lalu, pihaknya mengusulkan sebanyak 4 warga Karimun yang meninggal terpapar Covid-19 untuk mendapatkan santunan tersebut.

Namun, pengajuan itu pun menurutnya hingga kini beoum terealisasi.

“Empat orang itu yang sudah kita ajukan ke provinsi belum terealisasi. Menunggu dari pusat juga,” jelasnya.

Ia mengatakan, Dinas sosial hanya sebatas mengakomodir persyaratan yang dibutuhkan agar dapat terdaftar sebagai penerima santunan tersebut.

“Kita hanya menerima persyaratan, maka kita ajukan. Ajukan dari pusat ke provinsi, provinsi ke kita. Berkas dari kita ke provinsi, provinsi ke pusat,” jelasnya. (rko)