Batam, Lendoot.com – Ribuan orang kembali tinggalkan Kota Batam. Selasa (26/4/2022).
Mereka menggunakan KM. Kelud dari pelabuhan Batu Ampar menuju ke Belawan Sumatera Utara.
Pantauan Lendoot.com dilokasi pelabuhan ribuan calon penumpang KM Kelud tersebut memadati lokasi parkiran mulai dari pintu masuk ruang tunggu hingga membludak ke pintu keluar area parkiran.
Hingga pukul 16.05 WIB calon penumpang terus berdatangan. Pada umumnya mereka membawa barang-barang yang cukup besar dan banyak.
Hal itu membuat sebagian porter pelabuhan Batu Ampar harus ekstra semangat dan kuat karena harus bolak balik mengangkat barang-barang milik pemudik yang sangat banyak itu.
Mirisnya lagi, saking terlalu banyak tiga buah tenda raksasa yang disiapkan BP Batam dan Pelni Cabang Batam tidak bisa menampung calon penumpang itu, sehingga sebagian besar harus rela menunggu di luar tenda.
Tiga tenda kecil yang dipergunakan untuk petugaspun digunakan pemudik untuk bertedu.
Beruntung saja, cuaca tidak sedang hujan lebat sehingga pemudik masih aman dan terhindar dari hujan.
Pada umumnya pemudik yang jumlahnya ribuan orang tersebut dari kasat mata hanya berdiri saja, lantaran kurangnya fasilitas umum di area pelabuhan itu.
Sejumlah orang bahkan memutuskan untuk memanfaatkan trotoar sebagai tempat untuk beristirahat sejenak.
Sesekali terdengar suara tangisan anak kecil dibalik kerumunan itu.
Selain itu, ada beberapa suara aneh juga terjadi di kawasan itu.
Teriakkan, sorak sorai dan beberapa suara tambahan lainnya.
Dipintu masuk sejumlah petugas dari Ditpam BP Batam sedang melakukan pengamanan ekstra ketat, terhadap penumpang yang baru turun dari kendaraan umum atau kendaraan pribadi.
” Kendaraan sampai disini saja pak. Didalam sudah padat,” sebut seorang petugas Ditpam dari balik kerumunan orang.
Sesekali petugas Ditpam harus sedikit garang terhadap pemudik karena sulit di atur.
Sementara itu, Kepala Operasional Pelni Cabang Batam Lan Lan mengatakan bahwa hari ini penumpang sudah mulai padat.
Kendati demikian hari ini bukan merupakan puncak arus mudik dari Batam ke Belawan.
“Puncak arus mudik akan terjadi pada 28 dan 30 April 2022 mendatang,” sebut Lan Lan.
Ia mengaku sejak Sabtu 23 hingga 30 April 2022, KM Kelud hanya melayani penumpang dari Batam ke Belawan (PP).
Sementara untuk ke Jakarta, Kijang dan Tanjung Balai Karimun di stop dulu untuk sementara waktu.
“Hal ini kami lakukan karena sesuai pengalaman dari tahun-tahun sebelumnya, penumpang di dua pelabuhan tersebut yang paling banyak jumlahnya,” Kata Lan Lan.
Masih kata Lan Lan, KM Kelud terakhir melayani penumpang dari Batam ke Belawan yakni pada Sabtu (30/4/2022) selanjutnya Kelud akan berlabu jangkar di pelabuhan Belawan, hingga 5 Mei 2022.
“KM. Kelud akan melayani penumpang arus balik lebaran mulai 5 April dari Belawan ke pelabuhan Batu Ampar Batam, dan beberapa pelabuhan lain seperti biasa,” ujarnya.
Sementara itu, KM Dorolonda yang sempat diperbantukan di Kepri tidak melayani penumpang arus balik lagi.
“KM Dorolonda hanya beroperasi sekali rute saja. Dan tidak diperbantukan lagi di Kepri,” ujarnya.
Disela-sela kesibukan, Lan Lan menghimbau kepada seluruh pemudik agar tetap waspada dan berhati-hati saat naik ataupun turun dari kapal.
Perhatikan kembali barang-barang bawaannya sebelum naik atau meninggalkan kapal.
Pegang tiketnya masing-masing untuk mempermudah pemeriksaan petugas saat hendak naik ke atas kapal.
Yang paling penting adalah tetap patuhi protokol kesehatan Covid-19. Tetap pakai masker baik di pelabuhan ataupun di dalam kapal. (Ddh)




