Kasatreskrim Polres Karimun, herrie. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Ratusan akun bodong ditemukan Tim Cyber Troops Polres Karimun di sepanjang tahapan Pilkada 2020. Akun-akun tersebut, kerap kali digunakan untuk melakukan ujaran kebencian dan meresahkan masyarakat.

Ratusan akun bodong itu ditemukan Tim Cyber Troops di sejumlah jejaring media sosial Facebook.

Kapolres Karimun AKBP Muhammad Adenan melalui Kasat Reskrim Polres Karimun AKP Herie Pramono mengatakan, ratusan akun bodong itu telah dilaporkan pihaknya ke Polda Kepri untuk selanjutnya diteruskan ke Tim Cyber Mabes Polri untuk dilakukan takedown.

“Sejak Pilkada ini puluhan, dan hampir ratusan. Rata-rata yang melakukan ujaran kebencian itu bukan akun asli, tapi akun-akun bodong,” kata Herie ditemui disela kegiatan, Minggu (26/10/2020) kemarin.

Ia menyebutkan, akun-akun bodong yang melakukan ujaran kebencian itu tidak dapat dilakukan proses hukum, disebabkan akun tersebut tidak dilaporkan masyarakat.

“Dasarnya proses hukum tentu adanya laporan, jadi kita selaku pihak kepolisian kalau tidak ada yang melapor, ya hanya memperingatai dan mengawasi, dan mengimbau saja,” kata Herie.

Herie menjelaskan, akun-akun di media sosial seperti Facebook tersebut hanya dapat dilaporkan untuk selanjutnya dilakukan takedown oleh Tim Cyber Mabes Polri.

Sebelum melaporkan akun tersebut, Herie mengatakam bahwa pihaknya mengirim pesan pribadi melalui massager, yang berisikan himbauan dan undang-undang terkait tindakan pelanggaran ujaran kebencian.

“Yang terjadi itu, penyebar berita Hoax, pelanggaran Undang-Undang ITE dan ujaran kebencian. Jadi saya imbau bagi pengguna media sosial, untuk dapat lebih bijak lagi dalam menggunakan Medsos,” kata Herie. (rko)