Cuplikan video berdurasi 1.32 detik saat belasan warga ke Mapolres Karimun, malam tadi. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Belasan warga Perumahan Bella Vista RT 002/002 Harjosari Tebing mendatangi Mapolres Karimun dengan nada emosi, Minggu (25/10/2020), sekira pukul 23.00 WIB.

Alasan kedatangan belasan warga tersebut karena tidak terima ada seorang penyidik Satreskrim Polres Karimun yang diduga menyerahkan surat perpanjangan penahan atas dugaan kasus penipuan atas nama Al Falah.

“Warga kami, seorang ibu dan seorang anak kecil dititipi surat itu untuk mengantar surat itu kepada keluarga tersangka. Lalu, karena takut, si ibu memberitahu suaminya untuk menyerahkan ke keluarga tersangka. Akhirnya si suami ibu mengantarkannya kembali ke Mapolres Karimun,” jelas seorang warga kepada Lendoot.com, siang tadi.

Yang membuat warga tak terima, si suami pengatar surat itu tidak ditanggapi ketika akan menyerahkan surat itu kembali. “Polisi kok begitu kerjanya? Makanya kita kesal, kami ramai-ramai, ada belasan orang datang ke Mapolres Karimun,” kata warga lainnya yang enggan disebut namanya.

Sebagai bukti, warga lainnya menunjukkan video saat belasan warga tersebut mendatangi Mapolres Karimun. “Akhirnya, setelah kami datangi ramai-ramai, surat itu mau juga diterima Penyidik Satreskrim Polres Karimun itu,” ujar warga tersebut.

Sementara itu, penasehat hukumAl Falah, M Udik Sugianto SH mengatakan, ada kejanggalan-kejanggalan dalam proses penetapan tersangka Al Falah sebelumnya.

“Surat tersebut seharusnya diserahkan ke keluarga korban, atau istri Al Falah. Kok ini malah diserahkan ke warga yang tidak tahu-menahu tentang ini. Dari cara memberikan surat ini saja sudah menandakan Penyidik Reskrim Polres tidak profesional dalam menjalankan tugas,” ujarnya.

Saat ini, pihak tersangka Al Falah sudah menyiapkan permohonan Pra Peradilan Polres Karimun terkait kasus tersebut. (msa)