advetorial

Kami, sebanyak 30 anggota DPRD Kabupaten Karimun Kepulauan Riau periode 2019-2024 telah dilantik di Gedung DPRD Karimun, Kamis (29/8/2019. Ini menjadi hari yang kami dinanti yang telah terpilih pada Pemilu April 2019 yang lalu.

Setelah pengambilan sumpah jabatan di bawah kitab suci, kami akui tak dapat menutupi rasa gembira kami. Keluarga, sanak-saudara, kolega, rekan sahabat, dan konstituen kami juga larut dalam kegembiraan ini.

Ucapan dari berbagai pihak berdatangan. Namun, di balik itu semua kami menyadari bahwa beban tugas berat menanti. Kegembiraan kami mungkin hanya sesaat usai pelantikan, sisanya tugas dan tanggungjawab besar kami sebagai anggota DPRD Karimun sudah menanti.

Setelah kami dilantik, kami bukan lagi milik keluarga, sanak-saudara, kolega, rekan sahabat, dan konstituen kami saja. Kami semua merupakan milik masyarakat, untuk masyarakat Kabupaten Karimun.

Dan, Kami mengharapkan adanya kerjasama masyarakat bersama anggota legislatif Kabupaten Karimun untuk bersama- sama memantau dan mengawasi jalannya pembangunan demi untuk memajukan Kabupaten Karimun untuk ke depannya.  

Kami juga ingin menyampaikan akan segera melaksanakan tugas dengan sesungguh-sungguhnya. Kami awali membentuk fraksi-fraksi, penyusunan tata tertib..

Kami adalah wajah lama, atau pernah menjabat pada periode sebelumnya. Kami di antaranya;  Aloysius (PDIP), Ady Hermawan (Hanura) dan M Tahir (Demokrat), ketiganya berasal dari daerah pemilihan Karimun 1 (Kecamatan Karimun dan Buru), Samsul (Partai Golkar) dan Syafri Sandy dari dapil Karimun 2 (Kecamatan Moro dan Durai).

Selanjutnya, Fakhrurrazi (PKB), Marjaya (Gerindra), Rasno (PDIP), Rohani (Golkar) dan Azmi (Demokrat) berasal dari dapil Karimun 3 (Kecamatan Kundur, Kundur Utara, Kundur Barat, Belat dan Ungar).

Termasuk, Nyimas Novi Ujiani, (PKB), Zaizulfikar (Gerindra), Sulfanow Putra (PDIP), Sulistina (Golkar), Yusuf Sirat (Golkar), Kamaruddin (PKS), Rodiansyah (Hanura) dan Sumardi (Demokrat).

Kami juga terdapat wajah baru, di antaranya; Charli Donna S (PKB), Efrizal (Gerindra), Wiyono (Golkar), Sri Rezeki (PAN). Raja Rafiza (Golkar). Anwar (Golkar), Hasanuddin (PKS), M Hadi Siswanto (PAN) dan Joko Warsilo (Hanura).  Kang Hap Tjua alias Herman (Golkar), Abdul Manaf (Partai NasDem) dan Balia (PAN). (*)