Karimun, Lendoot.com – Sebanyak 46 orang warga Kabupaten Karimun terjaring Operasi Yustisi digelar Tim Terpadu dan Penegakan Disiplin Pelanggar Protokol Kesehatan Covid-19 Kabupaten Karimun, Sabtu (26/12/2020).

Operasi Yustisi itu dipimpin langsung Kepala Satpol PP Karimun Tejaria di Tugu MTQ Coastal Area. Turut terlibat dalam kegiatan itu, sejumlah jajaran dari Kepolisian Resor Karimun, TNI, Dinas Kesehatan dan Instansi terkait lainnya.

“Hari ini, sebanyak 46 orang warga terjaring dalam operasi Yustisi. Diantaranya 6 orang merupakan anak dibawah umur,” kata Kasatpol PP Tejaria usai kegiatan.

Dalam penindakan itu, Tejaria mengatakan, pihaknya memberikan dua kategori sanksi kepada pelanggar protokol kesehatan, antara lain denda adminstrasi dan sanksi kerja sosial.

Sementara untuk 6 orang anak dibawah umur, pihaknya hanya meminta untuk membuat surat pernyataan.

“Tadi 7 orang bayar denda Administrasi sebesar Rp 50 ribu dan 33 lainnya kerja sosial dengan membersihkan fasilitas umum. Sedangkan untuk anak- anak kita hanya minta mereka membuat surat pernyataan yang ditujukan kepada orang tuanya,” kata Teja.

Operasi Yustisi secara rutin di gelar di seluruh wilayah Kabupaten Karimun sejak mulai diberlakukan pada Oktober 2020 lalu. Operasi tersebut bertujuan untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karimun yang diketahui hingga saat ini terus alami kenaikan.

Update per-27 Desember 2020, Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Karimun telah mencatat sebanyak 326 kasus telah ditemukan dengan rincian 54 orang masih menjalani perawatan, 258 telah dinyatakan sembuh dan 14 orang meninggal dunia. (rko)