Program MBG Mulai Berdampak pada Berkembangnya UMKM di Kepri  

Program MBG yang dilaksanakan di salah satu sekolah Batam, siang tadi. (ft qori)

Batam– Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi pemerintah, termasuk oleh Presiden Prabowo Subianto, diharapkan tidak hanya meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Kepala Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri, Kepala Perwakilan BI Kepri, Rony Widijarto, mengatakan program MBG baru berjalan beberapa bulan sehingga dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi belum bisa diukur secara langsung. Namun, ia menilai adanya aktivitas produksi dalam program ini sudah memberi nilai tambah bagi perekonomian.

 “Dengan tambahan kegiatan yang melibatkan tenaga kerja untuk memproduksi, otomatis ada nilai tambah. Dari sisi UMKM juga terlihat ada kemajuan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri, Riki Rionaldi, menegaskan program MBG jelas memberikan dampak positif terhadap peningkatan tenaga kerja dan perkembangan UMKM.

“UMKM naik kelas itu meningkat. Di Kepri ada Satgas Percepatan Koperasi Merah Putih yang melibatkan bupati, wali kota, serta UMKM untuk mendukung dapur MBG,” jelasnya.

Ia menambahkan, terdapat delapan kriteria besar yang dibutuhkan dapur MBG, sehingga membuka peluang UMKM untuk mengembangkan bisnisnya. “Misalnya HKTI bisa mengajukan produknya untuk dapur MBG,” tutur Riki. (rst)