Polisi olah TKP di lokasi penemuan HH (foto : Humas Polres Karimun)

Karimun, Lendoot.com – Satuan Reserse dan Kriminal Polres Karimun pastikan HH (41) pria yang ditemukan tewas tersangkut di pohon sekitar pemakaman kawasan Kelurahan Sei Pasir Kecamatan Meral murni bunuh diri.

Pria inisial HH tersebut, ditemukan tidak bernyawa pada Jumat (29/6/2020) lalu dengan kondisi leher tersangkut di dahan kayu berbentuk Y.

Kasat Reskrim Polres Karimun, AKP Herie Pramono mengatakan, dalam hasil olah tempat kejadian perkara dan visum penyidik tidak menemukan adanya tanda- tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Hasil pemeriksaan tidak kita temukan adanya tanda-tanda kekerasan lain. Kita hanya menemukan adanya bekas benturan sebesar kayu di leher korban,” kata Herie, Senin (8/6/2020).

Lanjut Herie, saat ditemukan tewas, korban juga tidak menyerupai hasil kekerasan, salah satunya cirinya ialah tangan korban yang terkepal.

“Kalau korban dianiaya atau mendapat kekerasan, tangan itu tidak akan terkepal. Ini saat ditemukan tangannya terkepal,” jelasnya.

Herie menyebutkan, dari keterangan saksi yakni rekan korban, HH sejak dua pekan lalu mengalami perubahan prilaku.

“Rekan korban mengatakan, kalau korban mengalami perubahan sikap setelah pulang dari melaut. Ada pesan-pesan yang ditinggalkan oleh korban, hanya tidak tahu pasti apa itu,” ujar Herie.

Dari hasil ditemui di TKP polisi telah memastikan kasus tersebut murni dikarenakan bunuh diri.

“Murni bunuh diri,” katanya.

(rk)