Batam, Lendoot.com – Empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) berinisial YP, DF, FR, dan AP ditangkap Tim Opsnal Dit Reskrimum Polda Kepri. Keempat pria telah beraksi di 81 TKP di wilayah Kota Batam, Provinsi Kepri.
Sebanyak 36 unit sepeda motor berbagai mer ditemukan di Pelabuhan Punggur dan tempat kediaman para tersangka. Polisi juga menyita barang bukti lainnya seperti helm, jaket, HP, kunci, buku tabungan, kartu ATM dan uang tunai Rp 5.850.000.
“Para pelaku ditangkap di salah satu kos-kosan di daerah Baloi Persero, Baloi Indah, Kecamatan Lubuk Baja dan di Kompleks Taman Asri Tiban Bar, Kota Batam,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, Senin 20 Mei 2024.
Dikatakannya, terungkapnya kasus tersebut berdasarkan dua laporan korban Curanmor di Polsek Batu Aji dan Polsek Batam Kota.
Untuk kejadian pertama pada Selasa (30/4/2024) sekitar pukul 15.00 WIB lalu. Saat itu, adik pelapor baru saja pulang dan memarkirkan kendaraannya di teras depan rumah dengan menggunakan kunci stang.
Namun, sekitar pukul 19.30 WIB ketika pelapor hendak memasukkan kendaraannya ke dalam rumah, dia menyadari bahwa kendaraannya telah menghilang.
“Kendaraan yang hilang dicuri masih dalam tahap kredit di PT Pengadaian Cabang Mega Legenda. Akibat kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian Rp 12,8 juta,” tutur Arsyad.
Untuk kejadian kedua pada Minggu 28 April 2024 sekitar pukul 18.00 WIB. Pelapor meninggalkan rumah kontrakannya untuk menjemput adiknya yang bekerja di PT Epson – Muka Kuning Batam, menggunakan satu unit motor honda Scoopy miliknya.
Setelah menjemput, pelapor kembali ke rumah kontrakannya di Perumahan Bukit Sakinah Kelurahan Buliang Kecamatan Batu Aji – Kota Batam sekitar pukul 20.15 WIB.
Sepeda motor pelapor diparkir di depan halaman rumah kontrakan dalam keadaan terkunci stang, namun kunci safety tidak terkunci.
Setelah makan sekitar pukul 21.00 WIB, pelapor ingin membeli minuman ringan di kawasan SP Plaza Batu Aji, namun menemukan bahwa sepeda motornya tidak berada di rumah.
“Pelapor menanyakan kepada warga sekitar, namun tidak ada yang melihat sepeda motornya. Pelapor mencari di sekitar tempat tinggalnya, tapi tidak berhasil menemukan. Akibat kejadian tersebut, pelapor mengalami kerugian sebesar Rp 18 juta,” tuturnya. (rst)




