Karimun, Lendoot.com – Hasil sementara rapat pleno terbuka rekapitulasi penghitungan suara Pemilu 2019 untuk PKK (Panitia Pemilih Kecamatan) terselesaikan, Jumat (3/5/2019). Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin unggul dari hitungan dua PPK Kundur Barat dan Buru.

Pleno yang digelar sejak Jumat pagi itu menyelesaikan pleno untuk dua Kecamatan, yakni PPK Kundur Barat (Kuba) dan PPK Buru. Dengan perolehan suara total bagi pasangan 01 Jokowi Ma’ruf sebanyak 9800, sedangkan pasangan nomor urut 02 Prwabowo Sandiaga 6449.

Saksi dari pasangan nomor urut 02, Muhammad Ginastra menilai, dua Kecamatan tersebut memang merupakan basis dari 01, sehingga wajar jika perolehan suara untuk pasangan calon Presiden dan Wakil presiden Jokowi-Ma’ruf lebih tinggi.

“Motor penggerak dari BPN khusus dipulau-pulau ya partai koalisi, intinya ketua-ketua partai, sekretaris partai dimasukkan semua dalam barisan. Sejauh ini jalan, meski hasilnya seperti ini. Memang jadi pelajaran juga bagi kami. Kita ada ngurus partai dan ngurus pemilu juga,” terang Ginas.

Dari data yang diperoleh untuk dua PPK tersebut, di Kecamatan Kundur Barat pasangan nomor urut 01 memperoleh 6900 suara dan di Kecamatan Buru memperoleh 2900 suara. Untuk pasangan nomor urut 02 di Kecamatan Kundur Barat meraih 3500 suara dan di Kecamatan Buru meraih 2949 suara.

“Untuk di Kecamatan Buru kita memang selisih 49 suara saja meski lebih unggul kami. Tapi perolehan total di dua PPK ini tetap saja lebih unggul pasangan 01. Kita tunggu saja hasil secara keseluruhan di 12 PPK dari penetapan dalam pleno KPU ini,” kata Ginas lagi.

Dia mengaku, sebelum pencoblosan, tim BPN Kabupaten Karimun memprediksi di semua Kecamatan mampu meraup 60 persen perolehan suara. Namun baru dua PPK yang selesai dibacakan, hasilnya justru lebih unggul pasangan Jokowi-Ma’ruf

“Bukan meleset sih, kan baru dua Kecamatan. Untuk daerah pulau dari periode sebelumnya memang 01 yang menang. Mungkin nanti kita lihat di wilayah perkotaan seperti Kecamatan Karimun, Meral, Moro dan Kundur, disitu basis kita, atau lebih ke masyarakat perkotaan,” terangnya.

Sampai siang Jumat, baru dua PPK yang selesai dilakukan pleno, saat ini masih terus berlangsung dan secara berurutan sampai tuntas di 12 PPK. Diprediksi, pleno KPU Kabupaten Karimun yang digelar selama dua hari itu akan selesai pada malam ini, atau ditutup pada Sabtu pagi (4/5/2019).

Sementara, Ketua KPU Kabupaten Karimun, Eko Purwandoko mengatakan, proses rekapitulasi di semua PPK berlangsung cepat, karena hanya membacakan data dari formulid DA1.

“Peserta yang hadir ini dari Bawaslu, Saksi mandat artinya orang yang dapat mandat, kalau tak dapt mandat maaf, tak boleh masuk. Untuk saat ini ada delapan saksi parpol, lima saksi DPD, dan saksi masing-masing calon presiden dan wakil presiden,” ujar Eko.

Setelah pleno KPU Kabupaetn Karimun, nantinya akan dilanjutkan dengan pleno ditingkat KPU Provinsi Kepri. “Waktunya masih nunggu KPU Kabupaten Kota yang lainnya selesai. Jadi belum dapat informasi pasti kapan di Provinsi. Kita dengarnya tanggal 7 sih, tapi masih belum pasti juga. Kalau penetapan secara nasional di masing-masing KPU Provinsi paling lambat tanggal 22 Mei,” tutup Eko.(trirahardi)