Bupati Karimun Aunur Rafiq. (ist)

Karimun, Lendoot.com – Setelah keputusan Mahkamah Konstitusi, hamnpir dipastikan Aunur Rafiq-Anqar Hasyim, atau kerap disebut pasangan ARAH, akan kembali memimpin Kabupaten Karimun untuk kedua kalinya, atau sampai 2024 mendatang.
Setelah pleno KPU terkait penetapannya, Senin (3/22/2021) siang tadi, DPRD Karimun menggelar rapat paripurna pengumuman penetapan calon bupati terpilih periode 2020-2024. Hadir sebagian besar anggota DPRD Karimun di rapat yang dipimpin Ketua DPRD Karimun M Yusuf Sirat itu.

Usai rapat paripurna, Aunur Rafiq menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pesta demokrasi di Kabupaten Karimun ini. Melalui wartawan, Rafiq mengajak seluruh lapisan masyarakat akan menghilangkan friksi-friski dan perselisihan tentang Pilkada, mengingat Pilkada sudah usai.

“Mari kita syukuri semua ini, kita hilangkan perbedaan, hilangkan perselisihan pendapat dalam konstelasi politik. Habis Pilkada, habislah dia. Hilanglah sudah semuanya, tak ada yang kalah, tak ada yang menang. Yang menang adalah masyarakat Kabupaten Karimun,” ujarnya.

Apapun yang terjadi, siapapun yang ditetapkan sebagai pemimpin sebagai Kabupaten Karimun, tambahnya, itulah hasil pesta demokrasi. “Sebagai umat beragama sudah saya katakana harus kita syukuri,” katanya.

Rafiq mengingatkan bahwa sebagai umat beragama, selain telah berusaha, berdoa dan berikhtiar, dan serta tawakal, di sana juga ada ketetapan Sang Pencipta. “Sang Khalik sudah menentukan. Jangan hujat-menghujat lagi, fitnah-memfitnah yang semua itu akan mendatangkan perpecahan, keretakan, dan kemudharatan. Bagaimana kita dapat membangun negeri ini kalau kita berkutat dengan hal seperti itu,” tuturnya.

Perbedaan pendapat dalam demokrasi, katanya, sah-sah saja. Hanya saja tapi setelah selesai, selesailah semua perbedaan itu. “Tak ada dendam politik, tak ada balas jasa, tak ada balas budi,” ungkapnya.

Rafiq menambahkan, bahwa apabila nanti dirinya bersama Anwar Hasyim dilantik akan berusaha bekerja dengan baik. “Sesuai visi dan misi kami. Kami akan melanjutkan pembangunan-pembangunan,” katanya.

Dalam wawancara itu, Rafiq sempat menyelipkan kata perubahan sesuai dengan slogan yang selama ini digunakan rivalnya, BERSINAR. “Dan kami juga akan melakukan perubahan-perubahan yang diinginkan masyarakat. Perbuahannya apa? Di bidang pemerintahan, di bidang kemasyarakatan, dan juga di bidang pembangunan,” tegasnya.

Yang Terakhir, Rafiq meminta masyarakat agar tetap memberikan saran dan masukan untuk majunya Kabupaten Karimun, sebagai rumah kita bersama ini.

“Tunjuk ajarlah kami, tapi dengan baik dan santun. Hidup ini harus saling nasehat-menasehati, ingat-mengingatkan satu dengan yang lainya. Kita itu tak ada yang sempurna. Sempurna itu milik Allah SWT. Kalau kami salah, tegur kami. Ini sebagai wujud untuk koreksi dalam proses pembangunan. Silahkan kritik kami,” pungkasnya mengakhiri wawancara dengan beberapa insan media. (msa)